Sidoarjo – Suasana kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar bersama puluhan nelayan dan petani di Kabupaten Sidoarjo pada bulan suci Ramadan. Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi sekaligus ruang dialog antara masyarakat dengan wakil rakyat untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang selama ini mereka hadapi di lapangan.

Kegiatan buka bersama itu digagas oleh anggota Komisi VII DPR RI sekaligus Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono. Dalam kesempatan tersebut, ia juga membagikan parcel Lebaran kepada para nelayan dan petani sebagai bentuk kepedulian di tengah bulan suci Ramadan.

Acara yang berlangsung di Rumah Makan Nasi Krawu Bu Nunik II, Krian, Sidoarjo, itu dihadiri oleh puluhan perwakilan nelayan dan petani dari sejumlah wilayah pesisir maupun kawasan pertanian di Kabupaten Sidoarjo.

Salah satu tokoh nelayan dari Sedati, Isbah, menyampaikan apresiasi kepada Bambang Haryo yang dinilai selama ini konsisten memperhatikan kondisi para nelayan. Menurutnya, berbagai persoalan yang dihadapi nelayan kerap disampaikan kepada BHS dan selalu mendapatkan respons.

“Kami selaku nelayan menyampaikan terima kasih kepada Bapak BHS. Beliau selalu peduli dengan nasib nelayan. Semoga beliau selalu diberi kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas,” ujarnya usai kegiatan buka bersama.

Isbah menilai perhatian tersebut tidak hanya berupa kegiatan sosial, tetapi juga melalui upaya menyalurkan aspirasi nelayan kepada pemerintah agar mendapatkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi.

Hal serupa juga disampaikan perwakilan tokoh petani Sidoarjo, Gatot. Ia menyebut selama ini Bambang Haryo dikenal aktif memperjuangkan berbagai persoalan yang dihadapi petani, mulai dari ketersediaan pupuk hingga permasalahan hama tanaman.

Menurutnya, komunikasi antara petani dan wakil rakyat menjadi hal penting agar kebijakan yang diambil pemerintah dapat benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di sektor pertanian.

“Pak BHS selalu memperhatikan petani. Keluhan kami soal pupuk, bibit, hingga hama selalu beliau dengarkan dan ditindaklanjuti,” kata Gatot.

Sementara itu, Bambang Haryo mengatakan kegiatan buka bersama tersebut sengaja digelar sebagai bentuk kebersamaan sekaligus kesempatan untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.

Menurutnya, kesejahteraan petani dan nelayan merupakan hal penting karena kedua sektor tersebut memiliki peran besar dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Petani dan nelayan harus diperhatikan agar mereka bisa hidup lebih layak. Banyak masukan yang kami terima dari mereka dan akan kami bawa sebagai bahan dalam rapat di DPR RI,” ujarnya.

Ia menegaskan aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan masukan dalam pembahasan kebijakan di tingkat nasional, sehingga berbagai persoalan yang dihadapi petani dan nelayan dapat memperoleh perhatian dari pemerintah pusat.