Padang, – Fakta yang mengejutkan soal bantuan ternak indukan Sapi, Kambing dan Bebek dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemprov Sumbar tidak diberikan kandang ternyata bukan anggaran yang tidak mecukupi, namun rekanan yang dimenangkan tidak mampu untuk pendanaan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumbar, Erinaldi, membenarkan persoalan ini, pihaknya hanya memberi bantuan ternak dan pakannya.

“Kandang terjadi pemutusan kontrak dengan rekanan sehingga dana menjadi sisa yang dikembalikan ke kas daerah. Rekanan tidak mampu (pendanaan),” kata Erinaldi, Selasa (28/12/21).

Erinaldi tidak merespon pertanyaan kenapa Pokja memenangkan rekanan yang tidak mampu pendanaan.

Baca juga: Bantuan Ternak dari Pemprov Sumbar Diduga Gagal Perencanaan

Polemik Bantuan Sapi Kurus, Fopbindo Minta Gubernur Sumbar Evaluasi Kinerja Kadis Kominfo

Sedangkan untuk bantuan obat – obatan dan vitamin juga sudah direncanakan, namun terkena dampak refocusing pada saat anggaran perubahan.

Senada disampaikan Kabid Peternakan, Darmayanti, bantuan kandang sudah dianggarkan dan sudah ada pemenang, namun tidak jadi diberikan karena pemenang tender wanprestasi sehingga dilakukan pemutusan kontrak.

Sementara untuk bantuan obat – obatan dan vitamin juga sudah dianggarkan, tapi direfocusing sehingga tidak jadi bisa dilaksanakan.

Sementara Gubernur Sumbar, Mahyeldi, dikonfirmasi (30/12/21) kenapa rekanan yang tidak mampu untuk pendanaan dimenangkan untuk pengadaan kandang ternak.

Kemudian juga soal pertimbangan gubernur, kenapa tetap memberikan bantuan ternak kepada masyarakat tanpa diberikan bantuan kandang dan obat -obatan.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi, belum menanggapi konfirmasi tersebut, hingga berita ini ditayangkan.

(Darlin)