Kantor Bupati TTU Direnovasi Rp 5 M Pejabat Ngantor Di Tempat Sewa Hingga Eks Dukcapil

Kefamenanu, NTT, deliknews – Untuk pertama kalinya sejak diresmikan tahun 2003, Kantor Bupati Timor Tengah Utara resmi direnovasi. Gedung dua lantai yang jadi pusat pemerintahan TTU kini kosong untuk persiapan di rehab.

Pelaksana Harian Sekretaris Daerah TTU, Trinimus Olin, S.T., M.T., menyebut kondisi gedung sudah masuk tahap darurat. Renovasi ini menjadi prioritas meski pemerintah pusat sedang gencar efesiensi anggaran.

” Efisiensi betul, tetapi efesiensi tidak berarti semua kegiatan tidak berjalan. Efesiensi sebetulnya mengajarkan kita menentukan yang prioritas, ” tegas Trinimus saat ditemui awak media.

Menurut Trinimus, keputusan merenovasi bukan tanpa hitung – hitungan . Tim teknis menemukan kerusakan hampir semua sisi vital gedung. Atab banyak yang bocor, plafon ambruk di beberapa titik, dan yang paling urgen ialah jaringan listrik yang sering korslet.

” Kalau kita tidak melakukan pemeliharaan sekarang, bisa dibayangkan musim hujan nanti didalam itu pasti jadi kolam, ” ujarnya.

Masalah listrik juga sudah lama dikeluhkan. Instalasi listrik di kantor tersebut sudah termakan usia dan jadi penyebab listrik sering padam. Perencanaan awal gedung itu tanpa AC dan peralatan elektronik, tetapi seiring berjalannya waktu daya listrik sering dinaikan supaya ada pendingin ruangan. Namun instalasi listriknya belum pernah tersentuh pemeliharaan sehingga jadi pemicu listrik sering padam.

Renovasi total ini menelan anggaran kurang lebih Rp 5 Miliar. Dananya murni dari APBD TTU Tahun Anggaran 2026. Proses untuk pengerjaan ditargetkan 4 – 5 bulan.

” Kita berharap sebelum memasuki musim penghujan tahun 2027, pekerjaan sudah harus selesai, “kata Trinimus.

Selama renovasi, seluruh aktivitas pemerintahan di pencar ke beberapa lokasi. Bupati Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP, MA., memilih berkantor sementara di Kantor Ormas Beta Timor yang berlokasi di Oemenu Kelurahan Aplasi. Gedung tersebut di sewa Pemkab. Bagian Umum serta Bagian Humas dan Protokol juga ikut boyongan kesana.

Wakil Bupati Kamillus Elu, S.H., lebih memilih menggunakan rumah jabatan sebagai kantor sementara. Sedangkan Dinas lainnya maupun Sekda berkantor di kompleks eks Gedung Kantor Dukcapil di km 6 jurusan Kupang.

Pemindahan ini dilakukan agar pelayanan publik tetap berjalan meski kantor pusat sedang dibongkar. (Maryo Usboko)