Senin, 14 Januari 2019 - 20:23 WIB

Suasana hearing DPRD Pasaman bersama Bawaslu dan KPU Pasaman, Senin (14/1/19).

Suasana hearing DPRD Pasaman bersama Bawaslu dan KPU Pasaman, Senin (14/1/19).

Disalahkan DPRD, Bawaslu Pasaman Sebut Begini

Pasaman, – Ketua Bawaslu Pasaman Rini Juita mengatakan bawah sepertinya pihaknya berada di Kandang Harimau. Kemudian anggota Bawaslu Pasaman, Kristian juga mengatakan bahwa tidak masalah Bawaslu dibubarkan.

Hal itu diungkapkan mereka karena pihaknya terlihat kinerjanya disalahkan oleh anggota DPRD Pasaman saat hearing bersama DPRD Pasaman, di Aula Lantai ll Kantor DPRD Pasaman, Senin (14/1/19).

Anggota DPRD Pasaman, Sarjan Lubis, menyampaikan yang menarik Ibu anggota Bawaslu mengatakan Panwas itu dimasing – masing kecamatan ada 3 orang dan dinagari 1 orang.

“Menariknya adalah, berbahagialah saudara rekanku yang didepan rumahnya tidak diaspal, sedih kami yang tinggal diaspal, karena ibuk semuanya hanya orang – orang yang dipinggir jalan”, sebutnya.

Tak hanya itu, hearing ini terlihat makin panas ketika Sarjan Lubis menilai Bawaslu Pasaman tebang pilih dalam menertibkan APK.

“Kalau begini ibu namanya tebang pilih, gak perlu bagi kami ibu mau 20, mau 2 tidak ada urusan kami, yang kami lihat rekan kami yang didalam enak aja bikin spanduk dimana-mana”, tuding Sarjan.

Menggapi hal itu, Ketua Bawaslu Pasaman Rini Juita mengatakan, “sepertinya kami berada di Kandang Harimau”, tandasnya.

“Kami dianggap pemakan manusia ni” ?, kata Sarjan Lubis menanggapi seolah bertanya.

“Ya dalam tanda kutip pak. Kebiasaan anggota dewan, belum selesai sudah ditanggapi”, jawab Rini Juita dengan wajah kesalnya.

“Ha…. salah ibu itu, anggota dewan mana”, tanya anggota DPRD Pasaman, M. Mardinal selaku pimpinan hearing yang tak terima penyampaian Rini tersebut.

“Ya oknum pak”, ucap Rini Juita kembali menjawab.

“Oooh” sebut sejumlah anggota dewan yang hadir dengan nada membuli.

Dilanjutkan Rini Juita, “khusus mengenai APK memang ditelusuri sampai kedalam, jangan merasa bagian yang dipinggir tidak dilihat”, tegasnya kepada anggota dewan.

Kemudian, anggota DPRD Pasaman Heri Supriadi juga seperti menyalahkan Bawaslu Pasaman terkait balihonya yang diturunkan.

“APK diatur dalam UU, tempat pemasangan dilarang difasilitas pemerintah, masjid, taman dan pepohonan, diluar itu boleh seperti ditempat pribadi atau swasta, itu bunyinya”, tukas Supriadi.

Ia tegaskan, kalau perlu izin pakai matrai dari pemilik tanah itu merepotkan. “Yang kami pasang dirumah keluarga”, tegasnya.

Anggota Bawaslu Pasaman Kristian, menanggapi bahwa ia sudah investigasi dan kepada Panwascam sudah ditanyai langsung.

“APK dipasang ditempat rumah kosong, jadi minta izin kepada orang sebelah rumah itu untuk mengangkatnya. Kemudian ada APK lain diturunkan memang pemilik rumah tidak mengiginkan APK itu dipasang disana”, katanya.

Ia sampaikan, seluruh informasi mereka tindaklanjuti, mereka berkerja sesuai tusi, pihaknya tidak akan menghianati tusi.

“Kalau memang Bawaslu harus dibubarkan, kami harus benar yakin masyarakat mampu mengawasi hak mereka masing – masing, tidak masalah Bawaslu dibubarkan”, tegasnya.

(Darlin)

Artikel ini telah dibaca 334 kali

loading...
Baca Lainnya

Ini Tata Letak Posisi Paslon Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pasaman 2020

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman secara resmi mengumumkan Penetapan Tata Letak Posisi Pasangan Calon...

24 September 2020, 16:12 WIB

Do’a Nasrul Abit Atas Tudingan Ijazah Palsu

Sumbar, – Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit yang saat ini mengikuti Pilkada Sumbar sebagai calon...

Nasrul Abit di Wamena Papua bersama warga asal Sumbar

23 September 2020, 07:25 WIB

Jalin Kerjasama, Keberhasilan Kota Pariaman Dicontoh Pemkab Pasaman

Sumbar, – Dalam rangka meningkatkan kinerja dan prekonomian daerah tidak terlepas juga dari kerjasama antar...

Bupati Pasaman Yusuf Lubis dan Wali Kota Pariaman Genius Umar bersama rombongan di Balerong Pusako Anak Nagari, Senin (21/9/20).

21 September 2020, 12:29 WIB

Perda Sah, Pelanggar Prokes Bakal Disanksi

Sumbar, – Dalam rangka memutus penyebaran Covid-19 DPRD Sumbar telah mensahkan Ranperda Adaptasi Kebiasaan Baru...

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto

16 September 2020, 10:10 WIB

Kampanye Kolom Kosong Jadi Polemik, Ini Kata Bawaslu Pasaman

Pasaman, – Hangatnya perbincangan masyarakat Pasaman soal Pilkada Pasaman tahun 2020, disebabkan hanya ada satu...

Ketua Bawaslu Pasaman, Rini Juita. Sumber: Facebook Bawaslu Pasaman

16 September 2020, 07:34 WIB

Kadis Kesehatan Enggan Komentar Soal Uang Titipan di RSJ Prof. HB. Saanin Padang

Padang, – Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumbar Arry Yuswandi enggan komentar ketika dikonfirmasi soal adanya...

Rumah Sakit Jiwa Prof. HB. Saanin Padang

15 September 2020, 20:02 WIB

loading...