Selasa, 2 April 2019 - 16:41 WIB

Reaktivasi Kereta Api di Sumbar

Padang, – Menindaklanjuti kunjungan kerja Menteri Perhubungan RI Budi Karya pada (22/3/19) ke Sumbar, dimana saat itu dibicarakan tentang proyek reaktifasi kereta api (KA) di Sumbar, Gubernur Sumbar Prof. Irwan Prayitno bersama Kadis Perhubungan Sumbar mengadakan rapat kerja bersama Dirjen Perkeretaapian, Zulfikri bersama jajaran di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

“Rapat ini membahas detail program reaktivasi KA di Sumbar. Kemenhub sudah mempunyai blueprint rencana pembangunan dan mengaktifkan kereta api di Sumbar,” terang Gubernur.

Setelah peresmian stasiun dan jalur reaktivasi di Nareh, Pariaman dan Peresmian stasiun BIM tahun lalu oleh Presiden RI, juga akan dilaksanakan reaktivasi jalur KA dari Simpang Haru ke Pulau Aie pada Mei tahun ini.

“Peningkatan jalur KA ini sudah dianggarkan, maka untuk jalur ini, minggu depan Pemprov, Pemkot Padang, kementerian Perhubungan dan PT. KAI serta instansi terkait akan duduk bersama, yang di fokuskan pada pembebasan dan penertiban lahan,” sebutnya.

Selain jalur Simpang Haru ke Pulau Aie, dikatakannya tahun ini juga akan dibangun jalur reaktifasi lainnya, yaitu dari Nareh ke Sungai Limau, Padang Pariaman.

“Dengan reaktivasi ini jalur untuk KA Sibinuang semakin panjang. Ini sesuai dengan harapan masyarakat dan juga Pemda, yang nantinya bukan hanya untuk keperluan transportasi harian masyarakat, namun juga untuk mendukung Pariwisata dan Perdagangan,” ungkap Gubernur.

Sedangkan untuk jalur Padang Panjang ke Bukittinggi, di tahun ini juga ada peningkatan rel kereta api secara bertahap.

“DED sudah siap dibuat, yang diperlukan sekarang rapat bersama pemkab Tanah Datar, Agam, Pemko Bukittinggi dan instansi terkait untuk membicarakan tahapan pekerjaan yang perlu dilasanakan,” ungkapnya.

Program reaktifasi di Kota Padang, selain jalur Simpang Haru ke Pulau Aie juga akan menyentuh jalur ke Bukik Putuih, Taluak Bayua. Ke semua jalur tersebut akan dilalui oleh KA Sibinuang danĀ  nantinya juga KA ke Bandara, sehingga ke Bandara bisa dari Indaruang, Pulau Aie dan Bukik Putuih Taluak Bayua.

“Selain itu juga akan dibangun stasiun tambahan, yakni di Pasar Alai, Basko dan Kayu Kalek. Dan kita harap dapat meningkatkan jumlah penumpang karena stasiun baru tersebut berada didaerah padat penduduk,” harapnya.

Untuk reaktifasi di lembah anai, direncanakan menggunakan teknologi Metro Kapsul atau dikenal dengan teknologi AGT. Metro kapsul ini bisa beroperasi di kemiringan maksimal 10%, dengan kecepatan maksimal 60 km/jam. Jalur ini selain untuk penumpang umum juga untuk pariwisata.

“Stasiun Kayu Tanam akan ditingkatkan menjadi stasiun utama tempat naik turunnya penumpang Metro Kapsul, yang akan berwisata di Lembah Anai dari Kayu Tanam ke Padang Panjang,” ujarnya.

Untuk jalur short cut KA dari Solok ke Taluak Bayua, akan dikerjakan oleh pihak swasta. Sudah ada beberapa investor yang berminat. Ke depan akan ditindaklanjuti dengan beberapa kesepakatan. Jalur ini memang dikhususkan untuk pengangkutan barang termasuk hasil tambang, CPO, semen, barang dagangan dan hasil alam lainnya.

Adapun KA dari Kota Sawahlunto akan diperpanjang ke arah Silokek. Dan dari Sawahlunto ke Muaro Kalaban. Jalur ini untuk paket pariwisata. Jalur Muaro Kalaban ke Padang Panjang melalui danau Singkarak, dilakukan program peningkatan yang sejak tiga tahun ini sudah dikerjakan.

“Tentunya program reaktifasi ini untuk mengurangi kemacetan di jalan raya serta membuat masyarakat lebih efisien, efektif, nyaman dalam berperjalanan. Tentu dengan KA akan lebih murah, cepat dan tepat mencapai tujuan,” sebutnya kembali.

“Untuk itu mohon kepada masyarakat Sumbar mendukung proyek reaktifasi KA di Sumbar ini. Dengan dukungan masyarakat, transportasi KA di Sumbar akan berkembang dan maju, kita pun semuanya akan mendapatkan manfaatnya,” harapnya Irwan Prayitno.

(Darlin/hps)

Artikel ini telah dibaca 612 kali

loading...
Baca Lainnya

Ini Tata Letak Posisi Paslon Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pasaman 2020

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman secara resmi mengumumkan Penetapan Tata Letak Posisi Pasangan Calon...

24 September 2020, 16:12 WIB

Do’a Nasrul Abit Atas Tudingan Ijazah Palsu

Sumbar, – Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit yang saat ini mengikuti Pilkada Sumbar sebagai calon...

Nasrul Abit di Wamena Papua bersama warga asal Sumbar

23 September 2020, 07:25 WIB

Jalin Kerjasama, Keberhasilan Kota Pariaman Dicontoh Pemkab Pasaman

Sumbar, – Dalam rangka meningkatkan kinerja dan prekonomian daerah tidak terlepas juga dari kerjasama antar...

Bupati Pasaman Yusuf Lubis dan Wali Kota Pariaman Genius Umar bersama rombongan di Balerong Pusako Anak Nagari, Senin (21/9/20).

21 September 2020, 12:29 WIB

Perda Sah, Pelanggar Prokes Bakal Disanksi

Sumbar, – Dalam rangka memutus penyebaran Covid-19 DPRD Sumbar telah mensahkan Ranperda Adaptasi Kebiasaan Baru...

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto

16 September 2020, 10:10 WIB

Kampanye Kolom Kosong Jadi Polemik, Ini Kata Bawaslu Pasaman

Pasaman, – Hangatnya perbincangan masyarakat Pasaman soal Pilkada Pasaman tahun 2020, disebabkan hanya ada satu...

Ketua Bawaslu Pasaman, Rini Juita. Sumber: Facebook Bawaslu Pasaman

16 September 2020, 07:34 WIB

Kadis Kesehatan Enggan Komentar Soal Uang Titipan di RSJ Prof. HB. Saanin Padang

Padang, – Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumbar Arry Yuswandi enggan komentar ketika dikonfirmasi soal adanya...

Rumah Sakit Jiwa Prof. HB. Saanin Padang

15 September 2020, 20:02 WIB

loading...