Kamis, 9 Mei 2019 - 23:41 WIB

Ilfandi, keponakan korban saat melaporkan pamannya, Imran, yang meninggal dunia sebagai petugas Linmas TPS ke KPU Pasaman

Ilfandi, keponakan korban saat melaporkan pamannya, Imran, yang meninggal dunia sebagai petugas Linmas TPS ke KPU Pasaman

Petugas Linmas TPS Meninggal Dunia, KPU Pasaman : Mereka Pahlawan

Pasaman, – Seorang Petugas Linmas TPS, Imran (46) pria warga Jorong Sentosa Padang Gelugur Kabupaten Pasaman dilaporkan meninggal dunia, Senin (6/5) kemarin.

Almarhum sebelumnya bertugas di TPS 7 Sukamulia, Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman.

Keponakan Korban, Ilfandi (23) menceritakan bahwa Imran mendadak drop jatuh sakit pada Kamis pagi sehari setelah pemungutan dan penghitungan suara.

“Pada kamis paginya (18 April 2019) kondisi paman Imran tiba-tiba drop, beliau berkata kepalanya pusing berat dan perut terasa sangat sesak menyakitkan. Kemudian atas inisiatif keluarga dibawalah paman kita ini ke Puskesmas Tapus serta diiringi juga dengan pengobatan tradisional,” ujar Ilfandi kepada awak media (9/5).

Namun, usaha pengobatan tradisional yang dilakukan keluarga selama 20 hari tidak juga membuahkan hasil.

“Sehingga pada 6 Mei dibawalah Paman Imran ke Puskesmas untuk dirawat inap, namun takdir berkata lain tidak sampai 24 jam di rumah sakit, paman tercinta menghembuskan nafas terakhir. Kami keluarga besarnya, cukup terpukul dan sangat sedih karena beliau selama hidupnya memiliki riwayat kesehatan yang baik dan tidak ada menderita sakit parah sebelumnya,” ungkap Ilfandi.

Komisioner KPU Pasaman Koordinator Divisi Parmas, Eria Candra mengatakan, data petugas KPPS yang sakit telah dilaporkan ke KPU Provinsi Sumatera Barat untuk diteruskan ke pusat.

“Petugas Linmas yang meninggal dunia ini, secepatnya akan kami laporkan (karena dari pihak keluarga ahli waris baru melaporkan serta lengkapi berkas hari ini 9/5/2019 ke KPU Pasaman) supaya bisa mendapatkan santunan dari KPU RI,” katanya.

Disampaikannya, pemberian dana santunan menyusul surat Menteri Keuangan Sri Mulyani tertanggal 25 April 2019 dengan Nomor S-316/ MK.02/ 2019. Di dalamnya, Menkeu menyetujui besaran uang santunan untuk diberikan kepada keluarga ataupun ahli waris petugas KPPS yang meninggal dunia,” tutur Eria Candra.

Eria menambahkan, besaran santunan disetujui sebesar Rp36 juta bagi petugas meninggal dunia, Rp30 juta untuk mereka yang cacat permanen, luka berat Rp16,5 juta dan luka sedang Rp8,25 juta.

Sementara mereka yang jatuh sakit, sesuai petunjuk teknis yang tengah disusun KPU, mereka akan dimasukkan dalam kategori luka sedang maupun luka berat.

“Hingga saat ini tercatat yang melaporkan ke KPU Pasaman, Satu orang petugas linmas meninggal dunia dan 13 orangnya sakit. Khusus yang meninggal dunia akan segera kami laporkan ke provinsi. Sementara, dari 13 orang yang sakit tersebut terdiri dari 5 orang anggota PPK, 3 orang anggota PPS, 3 orang petugas KPPS dan 2 orang petugas linmas TPS,” jelasnya.

Msnurut Eria Candra mereka adalah pahlawan demokrasi bangsa ini, mereka drop karena bersikap dan bekerja sungguh-sungguh lantaran menjaga kemurnian proses rekapitulasi di tingkatnya masing-masing. Hingga tidak mengindahkan kesehatannya sendiri.

(Darlin/ma)

Artikel ini telah dibaca 946 kali

loading...
Baca Lainnya

Ini Tata Letak Posisi Paslon Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pasaman 2020

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman secara resmi mengumumkan Penetapan Tata Letak Posisi Pasangan Calon...

24 September 2020, 16:12 WIB

Do’a Nasrul Abit Atas Tudingan Ijazah Palsu

Sumbar, – Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit yang saat ini mengikuti Pilkada Sumbar sebagai calon...

Nasrul Abit di Wamena Papua bersama warga asal Sumbar

23 September 2020, 07:25 WIB

Jalin Kerjasama, Keberhasilan Kota Pariaman Dicontoh Pemkab Pasaman

Sumbar, – Dalam rangka meningkatkan kinerja dan prekonomian daerah tidak terlepas juga dari kerjasama antar...

Bupati Pasaman Yusuf Lubis dan Wali Kota Pariaman Genius Umar bersama rombongan di Balerong Pusako Anak Nagari, Senin (21/9/20).

21 September 2020, 12:29 WIB

Perda Sah, Pelanggar Prokes Bakal Disanksi

Sumbar, – Dalam rangka memutus penyebaran Covid-19 DPRD Sumbar telah mensahkan Ranperda Adaptasi Kebiasaan Baru...

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto

16 September 2020, 10:10 WIB

Kampanye Kolom Kosong Jadi Polemik, Ini Kata Bawaslu Pasaman

Pasaman, – Hangatnya perbincangan masyarakat Pasaman soal Pilkada Pasaman tahun 2020, disebabkan hanya ada satu...

Ketua Bawaslu Pasaman, Rini Juita. Sumber: Facebook Bawaslu Pasaman

16 September 2020, 07:34 WIB

Kadis Kesehatan Enggan Komentar Soal Uang Titipan di RSJ Prof. HB. Saanin Padang

Padang, – Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumbar Arry Yuswandi enggan komentar ketika dikonfirmasi soal adanya...

Rumah Sakit Jiwa Prof. HB. Saanin Padang

15 September 2020, 20:02 WIB

loading...