Gerindra Merapat Ke Jokowi atau Tidak? Ini jawabannya

  • Whatsapp
Prabowo Subianto

Bogor – Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Gerindra 2019 memberikan mandat kepada Prabowo Subianto untuk menentukan masa depan partai. Ketua Dewan Pembina Gerindra itu berhak memilih bergabung ke pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) atau tetap beroposisi.

“Forum Rapimnas Gerindra secara bulat memberikan mandat kepada Kawanbin Prabowo Subianto untuk menentukan sikap politik apakah Gerindra masuk koalisi pemerintah atau tidak,” kata anggota Dewan Pembina Gerindra Habiburokhman, Kamis (17/10).

Muat Lebih

Rapimnas Gerindra yang dimulai Rabu (16/10) dihadiri sekitar 3.000 kader. Mereka terdiri atas unsur Dewan Pembina, Dewan Pakar, Dewan Penasihat, DPP, DPD, DPC, lembaga advokasi, serta sayap-sayap partai.

Habiburokhman menyatakan semua kader Gerindra akan patuh apa pun keputusan Prabowo nantinya. Gerindra yakin Prabowo memikirkan masa depan terbaik untuk partai.

“Banyak sekali masukan dari kami, baik lisan atau tertulis, kami percaya Pak Prabowo akan membuat keputusan yang tepat. Tentu tidak mudah beliau membuat putusan, tetapi kami akan laksanakan apa pun putusan pemimpin kami tersebut,” ucap Habiburokhman.

Sebelumnya, Prabowo menyampaikan tiga sikap politik dalam Rapimnas Gerindra. Pertama, Prabowo sudah menyerahkan konsepsi terkait dorongan besar ekonomi Indonesia dengan semangat ketahanan pangan, energi, pertahanan, dan keamanan yang kuat.

Kedua, jika Jokowi dan pemerintah ingin menggunakan konsepsi tersebut, Prabowo mempersilakannya. Dan jika tidak, Prabowo menyatakan Gerindra tetap akan bekerja untuk kepentingan NKRI.

Terakhir Prabowo memutuskan tetap menjaga kerukunan kehidupan berbangsa dan bernegara, bersilaturahmi, serta berkomunikasi untuk musyawarah mufakat bagi kepentingan bangsa dan negara. Sikap politik tersebut disampaikan Prabowo dalam Rapimnas Gerindra yang digelar tertutup. Awak media hanya diperbolehkan mengambil gambar dalam rapimnas.

Pos terkait