Setelah Sapi Kurus, Kini Ada Dugaan SPj Fiktif di Dinas PKH Sumbar

Ilustrasi
Ilustrasi

Padang, – Baru saja pada Januari 2022 lalu jadi perbincangan soal bantuan Sapi kurus dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Pemprov Sumbar. Kali ini ada informasi dugaan surat pertanggungjawaban (SPj) fiktif dari kegiatan Dinas PKH Sumbar menjadi temuan BPK tahun anggaran 2021.

Peristiwa dugaan SPj fiktif ini bermula dari pelaksanakan penyediaan benih/bibit ternak dan hijauan pakan ternak yang sumbernya dari daerah provinsi lain oleh Dinas PKH Sumbar. Dalam kegiatan ini terdapat belanja perjalanan dinas biasa dengan anggaran sebesar Rp1,5 miliar lebih.

Baca juga: Bantuan Sapi Kurus Program Unggulan Gubernur Sumbar Tidak Transparan

Rekanan Pemprov Sumbar Tak Punya Dana Sebab Gagalnya Bantuan Kandang Ternak

BPK menemukan bukti pertanggungjawaban perjalanan dinas, terdapat perjalanan dinas yang tidak dilaksanakan oleh Bidang Produksi dan Teknologi, namun biaya uang harian dan penginapan tetap dibayarkan sehingga tidak sesuai kondisi senyatanya sebesar Rp386.630.000.

Surat Perintah Tugas (SPT) tidak seluruhnya dilaksanakan oleh pelaksana perjalanan dinas dan daerah tujuan perjalanan dinas yang tertera pada SPT juga tidak sesuai dengan tujuan perjalanan dinas yang senyatanya.

SPj perjalanan dinas tersebut sudah dibayarkan Rp719.920.000 dan terdapat kelebihan pembayaran (diduga fiktif) Rp386.630.000, dari 17 orang pelaksana perjalanan dinas tersebut.

Deliknews.com telah berupaya mengonfirmasi Kadis PKH Sumbar, Erinaldi, via WhatsApp namun tidak tersambung karena diduga memblokir, dan via telepon tidak menjawab.

Tidak sampai disitu, deliknews.com juga telah mengirimkan surat konfirmasi kepada Kepala Dinas dan Gubernur Sumbar, Mahyeldi juga telah dikonfirmasi via WhatsApp, namun belum merespon hingga berita ini ditayangkan.

(Darlin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.