Malaka, NTT, deliknews – Peresmian kantor KSP Kopdit pintu air cabang Weliman dihadiri langsung Ketua KSP Kopdit Pintu air Indonesia, serta ketua cabang dan menejer yang ada dilingkup Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan peresmian tersebut, dikuatkan dengan misa syukur yang dipimpin oleh Pastor Paroki, St. Yohanes Baptista Besikaman, Rm. Okto One. Pr, berjalan dengan aman, lancar dan tertib.
Kantor KSP Kopdit Pintu air cabang Weliman diresmikan oleh Wakil Bupati Malaka, Hendri Melki Simu (HMS), ditandai dengan membuka tirai KSP Kopdit Pintu air Weliman, di Desa Laleten, Salasa (20/5/2026).
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Malaka, mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kepada ketua kantor KSP Koperasi kredit (Kopdit) pusat, Yakobus Jano yang telah membantu masyarakat petani melalui kantor cabang untuk bisa berikan kredit, juga disimpankan.
Dengan demikian, saya atas namakan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka, mendukung Koperasi yang ada. Karena, kehadiran koperasi untuk membantu roda ekonomi masyarakat dengan jujur dan aman.
Lanjut Wakil Bupati, koperasi hadir untuk menopang pertumbuhan ekonomi masyarakat petani. Maka, pemerintah mendukung koperasi supaya bersama – sama mensejahterakan masyarakat Malaka.
Sebab; Pertumbuhan ekonomi masyarakat petani itu, tentunya kaloborasi antara pemerintah dengan semua pihak. Termasuk koperasi dan Bank. Tandasnya.
Pada tempat yang sama, Ketua kantor KSP Kopdit pusat, Yakobus Jano, melalui kata sambutanya bahwa anggota Kopdit Pintu air cabang Weliman, terdapat 5000 anggota, namun yang keredit itu baru sekitar 1% anggota pengkredit.
Oleh karena itu, diharapkan kepada pegawai KSP Kopdit harus datang ke anggota untuk melakukan kridit. Agar anggota punya tangung jawab dalam Kopdit Pintu air tersebut.
Selain tanggung jawab dalam lembaga koperasi, juga sebagai membina anggota untuk bagaimana bisa mengembangkan uang dalam usaha. Ungkap ketua Pusat KSP Kopdit Pintu air pusat.
Tugasnya pegawai koperasi itu, bagaimana membina anggota agar usahanya bisa meningkat. Sebab; Kopdit Pintu air hadir untuk memperhatikan masyarakat yang kurang mampu dalam usaha. Jadi, pegawai turun ke anggota untuk menawarkan kredit kepada anggota. Pungkasnya( Dami Atok)
