JAKARTA – Sebuah mobil dinas TNI mengalami kecelakaan tunggal di kawasan exit Tol Slipi, tepat di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (9/7) pagi. Kendaraan tersebut menghantam tiang rambu penunjuk jalan hingga roboh, menyebabkan arus lalu lintas di ruas Tol Dalam Kota arah Slipi mengalami kemacetan panjang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil dinas itu mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan setelah menabrak beton pembatas jalan sebelum akhirnya menghantam tiang rambu. Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan kendaraan berhenti di tengah jalan dengan kondisi ringsek, sementara tiang penunjuk arah tampak melintang menutup sebagian badan jalan.
Kepala Seksi Kecelakaan Lalu Lintas Subdirektorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kompol Kharisma Arbita Bangsa, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut lokasi kecelakaan berada di jalur keluar Tol Slipi menuju kawasan depan kompleks DPR/MPR RI.
“(TKP) keluar tol Slipi,” ujar Kompol Kharisma saat dikonfirmasi.
Akibat benturan keras, tiang rambu jalan roboh dan menutup akses kendaraan. Petugas kepolisian bersama pihak Jasa Marga langsung melakukan penanganan di lokasi dengan memotong dan mengevakuasi material rambu agar jalur dapat kembali dilalui kendaraan.
“Masih proses potong-potong rambu sama Jasa Marga. Masih proses arus lalin belum bisa jalan menunggu rambu yang roboh dipindahkan,” kata Kompol Kharisma.
Ia juga memastikan terdapat korban luka dalam kecelakaan tersebut. Namun, hingga kini belum ada informasi resmi mengenai identitas maupun kondisi terbaru korban.
“Barang bukti mengarah dikawal ke Gakkum. Untuk korban sudah dibawa ke RS TNI di Taman Mini,” tuturnya.
Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) masih dilakukan oleh petugas dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Sementara itu, kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
Kemacetan sempat mengular di ruas Tol Dalam Kota arah Slipi akibat proses evakuasi yang memakan waktu. Petugas mengimbau pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan saat melintas di kawasan tersebut serta mempertimbangkan jalur alternatif hingga seluruh material rambu berhasil dipindahkan dan arus lalu lintas kembali normal. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
