Langsung ke konten
Senin, 26 Oktober 2026
Peristiwa

Mengerikan! Diduga Akibat Microsleep, Mobil Satu Keluarga Asal Sumsel Ringsek Tabrak Truk Hino

Sumber foto: Dok. Polres Tulang Bawang

TULANG BAWANG — Perjalanan pulang usai menikmati liburan keluarga di Yogyakarta berubah menjadi tragedi memilukan. Sebuah mobil Toyota Avanza mengalami kecelakaan maut di ruas Tol Terbanggi Besar–Simpang Pematang–Kayu Agung (Terpeka) KM 187+600 Jalur A, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

​Insiden berdarah yang terjadi pada Sabtu (11/7/2026) sore tersebut merenggut empat korban jiwa. Mereka yang meninggal dunia adalah sang pengemudi, Raden Muhammad Feriansyah (46), istrinya Yuniarti Farlina (46), serta dua penumpang lain bernama Intan (28) dan Kopli Anwar (70).

​Satu-satunya penumpang yang berhasil selamat dari maut adalah Azikra (17), seorang siswi kelas XII SMA Negeri 2 Lahat. Remaja tersebut kini tengah berjuang melewati masa kritis di rumah sakit akibat luka berat yang dideritanya.

​Kasat Lantas Polres Tulang Bawang, AKP Ayu Tiara Kanchika, mengonfirmasi bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, mobil Avanza bernomor polisi BG 1069 IH sedang melaju dari arah Bandar Lampung menuju Palembang.

​”Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi karena mengantuk sehingga kendaraan menabrak bagian belakang truk Hino trailer yang berada di depannya,” ujar AKP Ayu saat dikonfirmasi, Minggu (12/7/2026).

​Benturan keras tersebut menghancurkan bagian depan minibus hingga ringsek parah. Polisi memastikan kondisi jalan tol saat itu lurus berbeton dan cuaca dalam keadaan cerah.

​”Tidak ditemukan indikasi faktor cuaca maupun kondisi jalan sebagai penyebab utama. Dugaan sementara, kecelakaan dipicu faktor human error karena pengemudi kehilangan konsentrasi akibat mengantuk,” tambah Ayu menjelaskan kondisi di lapangan.

​Sementara itu, truk Hino trailer bernomor polisi B 9924 UIY yang ditabrak berada di jalur yang benar. Pengemudi truk, Erwan (36), warga Majalengka, Jawa Barat, dilaporkan selamat tanpa luka sedikit pun.

​Pihak kepolisian menaksir kerugian material akibat kecelakaan ini mencapai Rp 20 juta. Satlantas Polres Tulang Bawang kini masih mendalami penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

​Berkaca dari tragedi ini, AKP Ayu Tiara Kanchika mengingatkan para pengguna jalan untuk tidak meremehkan rasa lelah saat berkendara jarak jauh.

​”Kami mengimbau pengguna jalan tol agar memanfaatkan rest area untuk beristirahat apabila mulai mengantuk. Jangan memaksakan mengemudi karena microsleep beberapa detik saja dapat berakibat fatal,” pungkasnya tegas.