Langsung ke konten
Senin, 26 Oktober 2026
Jawa Timur

Tabrakan Beruntun Maut di Pasuruan, Trailer Hantam Rumah hingga Tewaskan 3 Orang

Sumber foto: Arsip Kantor SAR Surabaya (via CNN Indonesia)

PASURUAN — Kecelakaan beruntun yang melibatkan truk trailer, dua truk lain, dan sejumlah sepeda motor terjadi di jalur nasional Surabaya-Malang, tepatnya di Dusun Mojorejo, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Peristiwa maut ini menyebabkan tiga orang tewas di lokasi kejadian dan dua orang lainnya mengalami luka berat.

Insiden bermula saat truk trailer bermuatan gulungan kertas melaju kencang dari arah Malang menuju Surabaya. Truk tersebut hilang kendali hingga menyeruduk truk Colt Diesel, menyeret sejumlah sepeda motor, menghantam truk tangki, lalu berakhir menabrak rumah warga di tepi jalan.

Kanit Lantas Polsek Gempol, Ipda Bagus, mengonfirmasi mengenai jumlah korban jiwa dalam kecelakaan fatal tersebut.

“Korban meninggal dunia di lokasi sebanyak tiga orang. Sementara beberapa korban luka telah dibawa ke rumah sakit,” kata Ipda Bagus saat memberikan keterangan resminya.

Dua korban luka berat langsung dilarikan ke RS Abiyakto Pasuruan. Sementara empat korban luka ringan—termasuk penjual bebek, pasangan suami istri pengendara motor, serta sopir Colt Diesel—dievakuasi ke RS Bhayangkara Porong.

Salah seorang saksi mata di lokasi, Holidi (48), menggambarkan situasi mencekam sesaat setelah tabrakan beruntun itu terjadi.

“Saya kebetulan melintas saat kejadian. Korbannya bergelimpangan banyak sekali. Ini bukan sekadar kecelakaan biasa, truk trailernya sampai nyungsep ke rumah-rumah warga,” tutur Holidi mengungkapkan keriuhan di lokasi.

Sopir trailer bernama Agus (40) sempat terjepit di dalam kabin kemudi yang hancur. Tim Basarnas bersama petugas gabungan mengerahkan peralatan khusus dan dump truck untuk menarik badan kendaraan guna membuka akses evakuasi.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menjelaskan bahwa proses evakuasi sopir berlangsung sangat krusial karena korban masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

“Sekitar pukul 10.09 WIB, korban berhasil dievakuasi dari ruang kemudi truk dan dibawa menuju RS Bhayangkara Porong. Pengecekan terakhir oleh pihak RS Pusdik Sabhara Porong menunjukkan nadi korban masih teraba lemah, dan bantuan oksigen diberikan selama proses evakuasi berlangsung,” pungkas Nanang Sigit.

Akibat peristiwa tersebut, arus lalu lintas Surabaya-Malang sempat mengalami kemacetan panjang dari kedua arah. Kepolisian membedah kepadatan kendaraan dengan menerapkan sistem contraflow sembari melanjutkan olah tempat kejadian perkara (TKP).