SUMEDANG — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik 1.204 lulusan Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII Tahun 2026 menjadi Pamong Praja Muda. Upacara pelantikan tersebut berlangsung khidmat di Lapangan Parade Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).
Dalam prosesi tersebut, Kepala Negara bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara dengan didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Kehadiran para pejabat negara ini menandai dimulainya pengabdian ribuan kader pamong praja baru di seluruh pelosok tanah air.
Suasana haru mewarnai acara saat Presiden Prabowo menerima tiga lulusan terbaik di atas panggung utama untuk penyematan tanda pangkat secara simbolis. Salah satu penerima penghargaan Kartika Astha Bratha adalah Aji Bayu Ramadhan, seorang lulusan berprestasi yang merupakan putra dari buruh bangunan.
Dua lulusan terbaik lainnya, Charina Anggie Simbolon dan Mohamad Toriq Anwar, turut menerima penghargaan Sapta Abdi Praja. Charina merupakan putri dari anggota TNI Peltu Marisi Mangapul Simbolon, sedangkan Toriq lahir dari keluarga petani asal daerah.
Di hadapan ribuan purnapraja, Presiden Prabowo memimpin langsung pengucapan ikrar sumpah jabatan pamong praja muda. Beliau menekankan pentingnya loyalitas, integritas, serta kesiapan berbakti penuh kepada bangsa dan negara.
“Seluruh Pamong Praja Muda supaya mengikuti dan mengulangi kata-kata saya. Bahwa saya akan melaksanakan tugas pemerintahan dengan sebaik-baiknya. Setia dan menjadi perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” ujar Prabowo saat memimpin pengucapan ikrar.
Presiden juga meminta para purnapraja baru tersebut untuk selalu siap menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Bahwa saya siap berkorban jiwa raga untuk kepentingan negara, bangsa dan masyarakat. Bahwa saya akan setia melayani, mengabdi dan menjadi tauladan kepada masyarakat,” tegas Prabowo menutup pengarahan sumpah tersebut.
