JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melaporkan sebanyak 20 jemaah calon haji Indonesia meninggal dunia di Arab Saudi hingga Jumat (8/5/2026). Meski demikian, pemerintah memastikan seluruh hak layanan bagi jemaah yang wafat telah dipenuhi sesuai prosedur.

Dalam keterangan tertulis yang dirilis Sabtu (9/5/2026), Kemenhaj menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga jemaah.

“Terkait data jemaah wafat, hingga 8 Mei 2026 tercatat 20 jemaah wafat di Arab Saudi. Kemenhaj menyampaikan duka cita mendalam dan memastikan seluruh hak layanan jemaah wafat terpenuhi sesuai prosedur,” demikian pernyataan resmi Kemenhaj.

Di tengah kabar duka tersebut, Kemenhaj menegaskan penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi secara umum berjalan lancar dan terkendali.

Hingga 8 Mei 2026, sebanyak 303 kelompok terbang (kloter) dengan total 117.452 jemaah dan 1.209 petugas telah diberangkatkan dari Indonesia menuju Arab Saudi.

Dari jumlah itu, 165 kloter yang terdiri atas 63.822 jemaah dan 660 petugas telah tiba di Makkah. Mereka menjalani umrah wajib dan bersiap menghadapi puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Selain itu, 28 kloter gelombang kedua dengan 10.731 jemaah dan 113 petugas telah mendarat melalui Bandara King Abdul Aziz International Airport, Jeddah. Sebanyak 2.958 jemaah haji khusus juga telah berada di Tanah Suci.

Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, menegaskan pemerintah terus mengutamakan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah, terutama kelompok lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan.

“Haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan bukan sekadar slogan, tetapi komitmen pelayanan yang terus kami wujudkan di lapangan,” ujar Ichsan.

Menurut dia, layanan yang diprioritaskan mencakup akomodasi hotel yang nyaman, konsumsi yang terjaga, transportasi yang tertib, hingga pelayanan kesehatan yang responsif.

“Dengan demikian, jemaah dapat beribadah dengan tenang dan fokus menghadapi puncak haji,” kata Ichsan di Makkah.

Kemenhaj juga mencatat 170 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), 352 jemaah dirawat di rumah sakit Arab Saudi, dan 77 jemaah masih menjalani perawatan.

Dengan suhu di Madinah dan Makkah yang mencapai 38 hingga 42 derajat Celsius, jemaah diimbau menjaga kondisi fisik.

“Menjaga kesehatan adalah bagian penting dari kesiapan menuju puncak haji,” ujar Ichsan.