Senin, 19 Februari 2018 - 03:33 WIB

Ditangkap Nyabu, Roro Fitria Ngeluh Digigit Nyamuk di Penjara

Jakarta – Artis Roro Fitria seperti diketahui sedang tersandung kasus hukum. Bintang film STREET SOCIETY itu ditangkap di rumahnya pada hari Rabu (14/2) setelah diketahui memesan sabu-sabu untuk perayaan Valentine. Roro ditangkap atas pengembangan dari kasus narkoba pengedar bernama WH.

Kuasa hukum Roro, Irsan Gusfrianto, bilang kalau sang artis baru menjalani BAP satu kali. Rencananya BAP selanjutnya akan dilakukan Senin atau Selasa karena masih dibutuhkan keterangan-keterangan lainnya. Lalu apakah Roro akan meminta rehabilitasi?

“Permohonan rehabilitasinya belum kita lakukakan karena nunggu hasil tes rambut. Kemungkinan hari senin. Karena dasar dari hasil tes rambut baru kita ajukan permohonan,” kata Irsan.

Roro sampai sekarang masih berada di Polda. Terakhir ketemu, Irsan bilang kalau kliennya mengaku menyesal dan minta maaf ke seluruh masyarakat Indonesia. Irsan juga bilang kalau Roro sedikit mengeluh karena harus tinggal di penjara.

“Kalau itu sempat mengeluh. Tapi kita jelaskan inilah adanya. Tidak mungkin dia diberlakukan secara istimewa. Jadi dia nggak dibeda-bedakan dengan tahanan lain. Tidur apa adanya, digigit nyamuk, dia bahkan nitip obat nyamuk. Jadi dia disamain dengan tahanan lain,” kata Irsan.

Irsan lalu menjelaskan kalau pihaknya akan secepatnya meminta rehabilitasi. Dia percaya kalau Roro selama ini hanyalah sebagai pengguna

Artikel ini telah dibaca 156 kali

loading...
Baca Lainnya

Teknisi Telkom Malaka Bantah Persoalan Jaringan Terganggu di Disdukcapil

Malaka, NTT, deliknews – Teknisi Telkom Malaka membantah, tidak benar yang dipersoalkan oleh Dinas Kependudukan...

21 Januari 2021, 17:23 WIB

Sasaran Sekolah, Brimob dan TNI Laksanakan Penyemprotan Disinfektan

Satbrimob Polda Aceh, Kamis(21/01/2021) Kompi 4 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Aceh yang dipimpin oleh...

21 Januari 2021, 13:29 WIB

NGO Metamorfosa : Teknis Pelepas Liar Lobster Dilakukan Pak Menteri Tepat dan Efesien

Buleleng – Ketua NGO Metamorfosa I Ketut Santika akrab disapa Ketut Totok menilai, pelepasliaran lobster (restocking)...

Foto: proses restocking (Pelepasliaran) Lobster hasil panen anggota GPLI oleh Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono (tengah) didampingi Ketua GPLI Gunawan Suherman (kiri) dan Ketua Metamorfosa Ketut Totok (kanan).

21 Januari 2021, 12:06 WIB

Ini Kata GPLI Perhitungan Budidaya Lobster Capai 24 Ton Setahun

BULELENG – Gunawan selaku ketua dari asosiasi Gabungan Pengusaha Lobster Indonesia (GPLI) merasa perlu menularkan...

Foto: proses Panen Lobster GPLI disaksikan Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono.

21 Januari 2021, 11:11 WIB

Sudah 2 Hari Terjadi Kelangkaan BBM di Bartim

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Masyarakat di kota Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan...

21 Januari 2021, 10:50 WIB

Pembangunan Perumahan Transmigrasi Lokal di Malaka

Malaka, NTT, deliknews – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Malaka NTT di tahun...

21 Januari 2021, 00:05 WIB

loading...