Rabu, 26 September 2018 - 09:35 WIB

Platform Blockchain Generasi Baru Locus Chain Gelar Pencatatan Koin Perdana di Bursa Cryptocurrency Global Bibox

Token Locus Chain mulai diperdagangkan secara resmi pada 25 September

SINGAPURA, 26 September 2018 /PRNewswire/ — Token Locus Chain, diterbitkan oleh platform blockchain generasi baru Locus Chain Foundation (Locus Chain), hari ini terdaftar di Bibox, bursa cryptocurrency global yang berada di posisi pertama dalam 10 besar bursa perdagangan global.

Logos: Bibox exchange (left) and the Locus Chain Foundation

Menurut situs resmi Bibox, pada 24 September, Locus Chain mengumumkan pihaknya akan dapat membuat dompet dan transaksi token dari 11:00 pagi mulai 25 September. Token dibuka seharga USD 1,64, memiliki kapitalisasi pasar secara keseluruhan yang mencapai USD 10,75 miliar, menempatkannya di posisi terbesar keempat dalam pasar cryptocurrency.

Bibox adalah bursa independen, dibentuk oleh salah satu pendirinya Jeffrey Lei, yang juga mendirikan OKcoin, bursa cryptographic terbesar di dunia. Bibox terus berkembang sehingga termasuk ke dalam 10 bursa global terbesar dalam delapan bulan terakhir, sejak dibuka pada November 2017. Sebagai platform kecerdasan buatan pertama untuk perdagangan aset digital, Bibox telah meraih tingkat kepercayaan yang besar bagi para pengguna.

Pada 24 Agustus, Locus Chain berada di peringkat pertama dalam tes pemungutan suara Bibox, dengan skor yang jauh dari peringkat kedua. Locus Chain tampil sangat cepat dan menjadi platform blockchain generasi baru yang fleksibel, serta dapat dipakai dalam perekonomian riil yang berskala besar. Guna mengatasi kendala pada teknologi blockchain, Locus Chain mengembangkan struktur teknologi Dynamic State Sharding serta Account-Wise Transaction Chain (AWTC). Keduanya bisa dengan cepat mengesahkan transaksi tanpa mengurangi kecepatan, bahkan saat jumlah transaksi melonjak.

Locus Chain Foundation menjalani upaya terbaik untuk membangun kesetaraan di dunia. Locus Chain menggarap sejumlah proyek yang mewujudkan kegiatan berbagi teknologi dan pembangunan lokal. Sektor publik, seperti e-government dan filantropi, menjadi prioritas bagi Locus Chain untuk menyumbangkan keahliannya dalam kepentingan umum. Locus Chain berkantor pusat di Singapura dan memiliki kantor-kantor Cabang di Dubai, Timur Tengah dan Mauritius, Afrika.

Putri Sheikha Mozah Al Maktoum dari Dubai, Sheikh Abu Omar dari Keluarga Kerajaan Azman, Pangeran Franklin E. Omene dari OMENE Holdings LLC, bisnis andalan Nigeria di Afrika serta banyak tamu VIP dari sektor politik atau keuangan, berperan sebagai penasihat.

Selain itu, Locus Chain tengah mengembangkan proyek blockchain IoT di sektor kesehatan bersama Leadtek, serta bisnis Komunikasi SM-Fi bersama SM Wave. Lebih lagi, Locus Chain telah bekerja dengan berbagai instansi pemerintah terkemuka dan perusahaan besar di Eropa, Timur Tengah dan Asia, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Oman, Bahrain, India, Jerman, Rusia, Thailand, Malaysia, Sri Lanka dan Bangladesh. Locus Chain diperkirakan dapat dipakai sebagai base system dan alat tukar pembayaran bagi subindustri beragam negara, dengan penggunaan aktual yang menjadi tolok ukur dan tak dapat dibandingkan dengan cryptocurrencies lain yang ada.

Locus Chain juga telah memberi sumbangan kepada lima lembaga amal di Afrika, India dan Afghanistan, serta berencana meningkatkan kegiatan dan kerja sama amal di seluruh dunia demi sumbangsih besar terhadap kepentingan umum.

Bibox akan menggelar acara perayaan dalam rangka pencatatan token Locus Chain pada 25-30 September. Selama periode tersebut, token Locus Chain akan dihitung berdasarkan jumlah deposit, penarikan dana, pembelian dan penjualan token Locus Chain; selain itu, ada beberapa token Locus tertentu yang akan didistribusikan kepada 10 pembeli terkemuka berdasarkan pemeringkatan aset bersihnya pada token di akhir acara. Di samping itu, para pengguna yang terus memegang lebih dari 300 token Locus Chain selama acara berlangsung, akan menerima dua tambahan token Locus Chain.

Tentang Locus Chain Foundation

Locus Chain Foundation Pte, Ltd. terbentuk di Singapura pada 2018, untuk mengembangkan platform berbasis Blockchain dan bisnis terkait. Dibangun oleh tim pengembang asal Korea, mitra dan penasihat internasional, Locus Chain Foundation akan menawarkan akses terjangkau terhadap platform yang andal, aman serta menjamin akuntabilitas. Dengan sejumlah kantor di Singapura, Seoul dan Dubai, perusahaan memiliki jangkauan global dan kemitraan guna mewujudkan rencananya untuk menjadi solusi blockchain bagi perusahaan internasional dan warga dunia.

Foto – https://photos.prnasia.com/prnh/20180925/2247295-1

Artikel ini telah dibaca 84 kali

loading...
Baca Lainnya

Program Belt and Road dari Tiongkok hadirkan berbagai peluang baru dalam sinergi kesehatan transnasional

BEIJING, 1 Oktober, 2018 /PRNewswire/ — Program Belt and Road dari Tiongkok merayakan hari jadi...

1 Oktober 2018, 20:33 WIB

Pioneer Bantu Pengendara Mobil untuk Meningkatkan Mutu Audio dengan Jajaran Produk Tahun 2019 yakni Speakers, Subwoofers A-Series dan DEQ-S1000A Universal Sound Processor

SINGAPURA, KUALA LUMPUR, Malaysia dan BANGKOK, 1 Oktober 2018 /PRNewswire/ — Pioneer Electronics AsiaCentre, pemimpin...

1 Oktober 2018, 16:00 WIB

Bekraf Umumkan Wakil Indonesia Pavilion untuk Venice Art Biennale 2019

Menempati area booth 4x lebih besar, lebih dari 400 karya seni akan ditampilkan dalam satu...

1 Oktober 2018, 12:02 WIB

‘Beijing Opera’ tunjukkan kolaborasi yang luar biasa antara Kebudayaan Indonesia dan Tiongkok

JAKARTA, Indonesia, 30 September 2018 /PRNewswire/ — Sebagai bentuk apresiasi kebudayaan terbaik di dunia, Meikarta...

30 September 2018, 10:32 WIB

Locus Chain Foundation Bermitra dengan Republik Kongo untuk Mengembangkan Sistem Nasional yang Mutakhir

– Lembaga satuan tugas strategis akan memfasilitasi pembangunan sistem e-government Nasional berdasarkan platform blockchain Locus...

29 September 2018, 13:27 WIB

Memulai rencana penanaman pohon baru untuk restorasi hutan pencegah bencana

AEON Group Menanam Pohon Mangrove untuk Jakarta yang Lebih Baik Acara Peringatan 60 Tahun Hubungan...

28 September 2018, 15:53 WIB

loading...