Rabu, 4 Desember 2019 - 16:51 WIB

Bobol Kartu Kredit Milik Warga Asing, 18 Pemuda Diamankan Tim Siber Polda Jatim

SURABAYA – Kesigapan tim Siber Ditreskrimsus Polda Jatim Yang berhasil menangkap belasan pemuda dalam kasus pembobolan kartu kredit di jalan Balongsari Tama kecamatan Tandes Surabaya patut diacungi jempol. Kini status 18 pemuda pelaku pembobolan tersebut ditetapkan menjadi tersangka Senin (2/12)
Para tersangka yang diamankan adalah Hendra Kurniawan (22), AES, AEB, YM, MTP, DAB, PRS, DZ, CDAWK, ASP, GPW, HRP, AFM, MAF, HM, DA, MSN dan DP.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan bahwa para pelaku menggunakan kartu kredit milik orang “Tertangkapnya delapan belas pelaku ini merupakan hasil pengembangan kasus kejahatan ITE yang diamankan di Surabaya. Sedangkan korban kejahatan para pelaku itu adalah warga negara asing (WNA) seperti Eropa dan Amerika,” katanya

Hermawan yamg didampingi Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan sertq Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menambahkan para pelaku dalam melaksanakan aksinya membentuk tim dengan tugas yang berbeda beda. Selama menjalankan aksinya 18 pemuda yang kebanyakan lulusan SMK itu berhasil mengeruk keuntungan milyaran rupiah “Usia mereka rata-rata usia 18 hingga 22 tahun dan jaringan ini memiliki enam tim yang dibagi. Seperti bagian pengawas, spamming, domain, progammer, developer dan advertising. Dengan cara spamming dulu, lalu dilanjutkan di bagian developer dan advertising. Dan para pelaku Ini berhasil mengambil keuntungan belasan milyar,” ungkap Luki.

Sedangkab Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan menambahkan untuk hasil yang didapat para pelaku memakai sistem komisian dibagi rata per 10 persen. Tak heran bila pertahun mendapat keuntungan hingga mencapai Rp 15 miliar rupiah. “Kejahatan IT ini sudah berlangsung 3 tahun, dengan omset empat puluh delapan juta rupiah (Rp.48.000.000,-) per bulan,” katanya

Dalan penangkapan tersebut tim Siber juga mengamankan sejumlah barang bukti yang dipakai tindak pidana pembobolan kartu kredit, seperti 29 monitor komputer LED, 23 PC, 20 handphone dan puluhan buku rekening dari berbagai bank.

Perbuatan 18 pelaku tersebut dijerat dengan Pasal berlapis tentang tindak pidana ITE, yakni Pasal 30 ayat (2), Pasal 46 ayat (2), Pasal 32 ayat (1), dan Pasal 48 ayat (1) KUHP. (Ady/zam)

Artikel ini telah dibaca 497 kali

loading...
Baca Lainnya

Mbak Khozanah Melalui MMA Mensinergikan Dengan Stakeholder

Tuban – Pilbup Kabupaten Tuban yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020, membuat...

3 Agustus 2020, 21:45 WIB

HUT BNI Ke 74, BNI Tuban Berbagi 600 Paket Sembako Dan Masker Ke Warga

Tuban – Kegiatan bakti sosial untuk memperingati HUT BNI ke 74, BNI Tuban membagikan 600...

31 Juli 2020, 21:23 WIB

PT. Semen Indonesia Pabrik Tuban Salurkan 31 Ekor Sapi Ke Pemkab Tuban 

Tuban – Kepala Biro Humas dan CSR PT. Semen Indonesia (SI) Tbk Pabrik Tuban, Setiawan...

30 Juli 2020, 22:48 WIB

Komandan Puslatpurmar 9 Animha Tuban Bantu Evakuasi Warga Korban Gelombang Tinggi Di Bancar

Tuban – Dampak gelombang tinggi di perairan laut Jawa mengakibatkan beberapa rumah nelayan di daerah...

12 Juli 2020, 13:16 WIB

Setiajit Bakal Bagikan 350 Ribu Masker Di Tuban

Tuban – Sebagai anggota Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Timur, Setiajit terus berupaya...

11 Juli 2020, 23:01 WIB

SIG Terapkan Teknik Reklamasi Sistem Baru di Lahan Pascatambang Pabrik Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berkomitmen selalu menjaga kelestarian alam dalam menjalankan...

10 Juli 2020, 17:44 WIB

loading...