Kamis, 5 Desember 2019 - 22:15 WIB

Lihat, Lisda Hendrajoni Kutuk Perkosaan Anak Bawah Umur di Padang

JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni mengutuk keras kasus pemerkosaan dan sodomi yang terjadi di Kota Padang, Sumatera Barat. Korban, TR adalah gadis dibawah umur yang kini menderita kanker rektum stadium 4 pasca kejadian pemerkosaan.

“Korban harus berjuang melawan kanker rektum stadium 4 akibat perbuatan pelaku,” tegas Lisda usai menjenguk korban di RSCM Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Tak hanya menderita kanker rektum. Menurut Lisda, dokter juga menemukan anus TR luka dan membengkak karena insiden memilukan yang menimpanya. Bahkan, sperma pelaku pemerkosaan tertinggal dan menyumbat di anus korban.

Pelaku pemerkosa TR sudah tertangkap. Karenanya politikus Partai Nasdem ini mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dan menghukum pelaku dengan seberat-beratnya.

Lebih dari itu, Lisda meminta pemerintah dan instansi terkait memfasilitasi korban dalam upaya pengobatan sekaligus memberi bantuan kepada keluarga korban.

“Jadi korban baru dipindahkan dari Rumah Sakit di Padang ke RSCM Jakarta,” urai Lisda saat berkunjung ke RSCM bersama KPAI.

Sebelumnya, dalam rapat dengan Menteri Sosial, Lisda juga menyampaikan bahwa salah satu faktor terjadinya kekerasan seksual diantaranya akibat dari kemiskinan. Karenanya dia mendesak kementerian sosial untuk lebih menekan angka kasus kekerasan seksual.

“Bersama Nasdem, kami juga mendorong agar RUU PKS segera disahkan, karena angka kekerasan seksual terhadap perempuan meningkat dan kurangnya penyelesaian kasus kekerasan seksual ini sangat merugikan korban,” ujar Lisda.

Lisda Hendrajoni saat menemui keluarga korban di RSCM Jakarta

Disisi lain, lanjut istri Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni ini, kasus kekerasan seksual terhadap korban perempuan harus lebih diperhatikan.

“Misalnya, korban dan keluarga mendapat dukungan dan pemulihan dari Negara pasca musibah yang menimpanya,” tambah Lisda.

Mantan pramugari ini juga meminta pemerintah berupaya memberikan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat dan melakukan deteksi dini terhadap lingkungan agar kekerasan seksual terhadap perempuan tidak terjadi dan terus terulang lagi.

“Antisipasi dini agar kasus serupa tidak terulang lagi dapat dilakukan dengan melibatkan semua elemen masyarakat baik di tingkat daerah maupun pusat,” pungkas Lisda.  [sj]

Artikel ini telah dibaca 109 kali

loading...
Baca Lainnya

Kabaharkam Polri Beri Pembekalan di Apel Kasatwil 2020, Ini yang Disampaikan

JAKARTA – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, memberikan pembekalan kepada...

25 November 2020, 22:12 WIB

Laksanakan Apel, Polsek Balaraja dan Muspika Siap Gencarkan Operasi Yustisi

TANGERANG – Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten melaksanakan apel persiapan pelaksanaan Operasi Yustisi, Rabu...

25 November 2020, 21:39 WIB

Camat dan Kapolsek Tigaraksa Serahkan Bantuan Sembako untuk Warga

TANGERANG – Kapolsek Tigaraksa Polresta Tangerang Polda Banten Kompol Sumaedi mendampingi Camat Tigaraksa Rahyuni menyerahkan...

25 November 2020, 21:30 WIB

Cegah Penyebaran Covid-19, Polsek Cikupa Apel Operasi Yustisi

TANGERANG – Jajaran Polsek Cikupa Polresta Tangerang Polda Banten melaksanakan apel Operasi Yustisi, Selasa (24/11/2020)....

25 November 2020, 21:22 WIB

Kapolresta Tangerang Ikuti Apel Kasatwil Secara Virtual, Siap Tegakkan Prokes

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengikuti Apel Kepala Satuan Wilayah...

25 November 2020, 18:10 WIB

Kapolres Majalengka Terima Silaturahmi dan Penghargaan Angkatan Muda Muhammadiyah

MAJALENGKA – Kapolres Majalengka AKBP Dr.Bismo Teguh Prakoso didampingi KBO Sat Intelkam IPDA Adeng Menerima...

25 November 2020, 17:48 WIB

loading...