Jumat, 3 Januari 2020 - 18:52 WIB

Mabuk, Sopir Pengantar Bunga Dikeroyok Tukang Parkir Kayoon Hingga Koma

Surabaya – Menjelang malam tahun baru bebebrapa hari lalu dua orang pengunjung cafe makasar dihajar oleh tukang parkir hingga tak sadarkan diri.
Korban pengeroyokan tersebut tergeletak di belakang kafe SO. Kedua korban bernama Yono dan Arif ini ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan.
Menurut beberapa saksi mata mengatakan bahwa pengeroyokan tersebut berawal dari salah satu pelaku bernama Bambang menegur Yono yang saat itu dalam kondisi mabuk hendak buang air kecil di area cafe Makasar dan menyuruhnya untuk ke ponten umum yang berdekatan dengan cafe makasar
” Bambang bilang supaya kencing di (Ponten) Toilet namun Yono tidak menggubris, terjadilah kesalah pahaman akhirnya teman Bambang mengeroyok Yono hingga tak sadarkan diri (Koma) di Rumah Sakit, sedangkan Arif teman Yono dipulangkan ke Batu Malang,” kata saksi mata yang tak mau disebutkan namanya
Dari video yang ditunjukkan bahwa Yono dibantu oleh temannya Arif yang saat itu hendak melerai perkelahian. Namun, teman teman Bambang yang sudah emosi juatru beranggapan bahwa Arif akan meladeni pertengkaran tersebut ” Pelaku yang terdiri dari 5 orang langsung memukul korban.Arif yang berusahq melerai justru dihajar hingga pingsan dan kepalanya di injak injak pelaku hingga tak sadarkan diri ” tukas narasumber

Dijelaskan narasumber berinisial RD ini, pelaku adalah tukang parkir yang biasa mangkal di kayoon dan korban merupakan sopir pengangkut bunga ” Yono saat itu minum dan mabuk ditempat cafe Makasar, tapi saat terjadi pengeroyokan korban lari ke kebelakang cafe SO, kemudian disitu baru terjadi pengeroyokan kepada Yono, dan saat iti pula Arif teman Yono dipulangkan ke Batu Malang “ujar RD pula Kamis (2/1/2020)

Sementara itu pihak Polsek Genteng yang dikonfirmasi membenarkan kejadian penganiayaan di belakang tempat hiburan malam SO Kayoon. Kapolsek Genteng , Kompol Anggi Saputra Ibrahim menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan adanya penganiayaan tersebut, ” iya memang bener ada penganiayaan, dan korbannya masih berada di Rumah Sakit.Dan, kita masih belum bisa meminta kronolis kejadaian tersebut dikarenakan korban masih dalam keadaan koma,” titrnya melalui telephone selularnya, (2/1/2020). (Pai/Zam)

Artikel ini telah dibaca 153 kali

loading...
Baca Lainnya

KPU Tuban Tetapkan Nomor Urut Paslon Bupati – Wabup

Tuban – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban menggelar Launching dan Pengambilan Nomor Urut Pasangan...

24 September 2020, 21:32 WIB

Bantu UMKM Klaster Perikanan Untuk Berkembang, SIG Berikan Bantuan Modal dan Pendampingan

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berupaya meningkatkan kemandirian dan pengembangan usaha...

19 September 2020, 03:28 WIB

Bupati Tuban Perpanjangan Pembatasan Jam Malam

Tuban – Bupati Tuban, H Fathul Huda, memperpanjang pembatasan jam malam di seluruh wilayah Bumi...

15 September 2020, 20:39 WIB

Pengurus Pusat KBPPAL Harus Bisa Bersinergi Dengan Mabes TNI AL

Surabaya – Kopdar kecil-kecilan para inisiator KBPPAL (Keluarga Besar Putra Putri Angkatan Laut) dari Jakarta,...

13 September 2020, 21:48 WIB

HUT FKPPI ke 42, Anggota PD XIII FKPPI Jatim Menggelar Donor Darah

Surabaya – Untuk menyambut HUT FKPPI ke-42, Pengurus PC 1330 KB FKPPI Surabaya menggelar bhakti...

13 September 2020, 12:49 WIB

SIG Manfaatkan Lahan Pascatambang Tanah Liat di Tuban Menjadi Kebun Pisang Cavendish

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memanfaatkan kawasan lahan pascatambang tanah liat Pabrik...

10 September 2020, 15:17 WIB

loading...