Sabtu, 4 Januari 2020 - 20:50 WIB

Diduga Gas Bocor, Api Menyembur di Depo Lokomotif Sidotopo. PT. KAI Larang Wartawan Untuk Meliput

Surabaya – Diduga ada kebocoran gas, semburan api dan asap hitam terlihat di area Stasiun Depo Lokomotif Sidotopo, Surabaya, Sabtu (2/1/2020).

Informasi adanya semuran api tersebut diterima deliknews.com didapat dari warga yang menempati lahan KAI tersebut. Warga resah dengan semburan api dan asap hitam yang mengepul di area lahan milik KAI tersebut.
Salah satu warga yang tak mau namanya disebut mengatakan bahwa dirinya serta keluarga lain yang berada di sekitar semburan api tersebut merasa resah “Kami kaget, tiba-tiba ada asap tebal. Setelah kami lihat ternyata ada api yang keluar dari tanah. Kami takut kalau semburan tersebut semakin besar dan mengenai rumah kami” terang warga tersebut

Sementara itu Humas Daop 8 PT KAI saat dikonfirnasi mengelak bahwa adanya semburan api yang keluar dari liang tanah di area Stasiun Depo Lokomotif Sidotopo. “Infonya saya dapat siang tadi, hanya keluar asap saja dan tidak tebal,” ungkap Suprapto saat ditemui dilokasi semburan.

Suprapto menambahkan bahwa KAI Daop 8 langsung tanggap dan mengirimkan petugas menuju lokasi. Perugas dari KAI langsung melakukan penunjauan dan memasang tali pembatas agar tidak ada warga yang mendekat” Ya kami beri pembatas, agar tidak ada yang melintas,” tambahnya

Suprapto menjelaskan setelah melalukan oebinjauan dan membatasi area pihaknya akqn melakukan koordinasi dengan pihak terkait “Saat ini kami melakukan pemantauan dan penjagaan, besok baru kami koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penyebab keluarnya asap ini,” jelasnya

Disinggung terkait indikasinya ada saluran pipa gas dibawah semburan api tersebut, Suprapto lamgsung mengatakan bahwa tidak ada sambungan pipa gas dibawqhbtanqh KAI tersebut.” Setelah kita analisa tidak semburan api dari dalam tanah yang merupakan kebociran gas. Yang ada hanya asap hitam saja itupun sedikit. Dan kami pastikan dibawahnya tidak ada pipa.” Pungkasnya.

Namun, ada yamg kurang mengenakkan dari perlakuan security PT KAI. Para security sempat melarang sejumlah media melakukan peliputan. Alasan yang dikemukakan adalah perintah dari pihak managemen KAI .” Tidak boleh diliput dulu Mas, itu oerintah dari atas,” ujar salah satu security

Begitu juga saat media yang datang kelokasi semburan, dua security langsung menghadang dan melarang mengambil gambar.” Tolong ya Mas, jangan ambil gambar.” Ucapnya singkat yang terus melakukan pengawasan terhadap wartawan.

Menyikapi pelarangan peliputan ini Deputy Daop 8, Zaenuri saat dikonfirmasi melalui WA masih belum memberikan jawaban. (fik/zam)

Artikel ini telah dibaca 79 kali

loading...
Baca Lainnya

Pemerintah Akan Bantu Uang Kuliah Mahasiswa Terdampak Covid-19

Oleh : Ilham Kurnia Pandemi covid-19 sangat berdampak pada perekonomian di Indonesia. Kondisi ini membuat...

6 Agustus 2020, 09:35 WIB

Paham Radikal Ancam Kedamaian Masyarakat

Oleh : Rahmat Siregar Radikalisme masih menjadi ancaman bersama. Pasalnya, orang yang terpapar paham radikal...

5 Agustus 2020, 23:15 WIB

Pentingnya Penggunaan Masker Cegah Penularan Corona

Oleh : Edi Jatmiko Penularan corona makin menjadi-jadi dan jumlah pasiennya di Indonesia mencapai 111.000...

5 Agustus 2020, 22:59 WIB

Fopbindo Sumbar Protes Mendagri Soal PAP ULPLTA Koto Panjang

Sumbar, – DPD LSM Forum Peduli Bangsa Indonesia (Fopbindo) Sumatera Barat (Sumbar) memprotes keras atas...

Ketua DPD LSM Fopbindo Sumbar, Ahmad Husein

5 Agustus 2020, 14:55 WIB

Fopbindo Sumbar Ancam Oknum Pembuat Istilah Pitih Sanang

Sumbar, – DPD LSM Forum Peduli Bangsa Indonesia (Fopbindo) Sumatera Barat (Sumbar) tak senang dengan...

Ketua DPD LSM Fopbindo Sumbar, Ahmad Husein bersama rekannya, Rabu (5/8/20).

5 Agustus 2020, 14:17 WIB

Disiplin Protokol Kesehatan Kunci Sukses Penanganan Covid-19

Oleh : Inda Marlina Corona masih merajalela. Pemerintah berusaha keras agar penyakit ini tidak menyebar,...

5 Agustus 2020, 09:54 WIB

loading...