Kamis, 23 Januari 2020 - 11:32 WIB

Disdukcapil Asahan Telusuri KK WN Pakistan, Buronan Interpol Pembunuhan Satu Keluarga

Kisaran – Kartu identitas berupa KTP elektronik milik buronan interpol yang merupakan Warga Negera (WN) Pakistan, Muhammad Luqman Butt alias Husein Shah (34) yang kini bernama Muhammad Firman, masih menjadi persoalan.

Apalagi kode awal di KTP elektronik milik M Firman yang beredar yaitu 1209, berarti menunjukkan kartu identitas itu dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Asahan.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Asahan, Supriyanto menyebutkan bahwa pihaknya langsung melakukan penelusuran, mulai dari penerbitan KK hingga KTP elektronik milik buronan interpol WN Pakistan tersebut.

Sebab sebuah KTP elektronik baru bisa diterbitkan setelah adanya permohonan dokumen, salah satunya adalah Kartu Keluarga (KK).

“Ini kan KK-nya pertama kali terbit pada Desember 2017. Yang membantu dia menerbitkan KK sedang ditelusuri. Karena normatifnya, dia harus ada pengantar dari kelurahan, namanya F1-01, kemudian juga keterangan domisili. Atas dasar itu lah operator di sini memasukkan itu ke sistem,” jelas Supriyanto, Kamis (23/1/2020).

Terlebih di dalam KK yang dikeluarkan Disdukcapil Asahan itu, berdasarkan data online bahwa M Firman tercatat sebagai kepala keluarga. Dan terdata sebagai keluarga tunggal tanpa memiliki anggota.

“Di KK itu dia sebagai kepala keluarga, tunggal, sesuai arsip elektronik,” ungkap Supriyanto.

Sementara itu, Supriyanto menyebutkan masih berupaya untuk mengetahui cara M Firman itu bisa mendapatkan KK dan KTP elektronik, padahal statusnya bukan Warga Negara Indonesia (WNI).

“Sekarang masih kami telusuri arsipnya. Belum bisa dipastikan sampai kapan. Itu masih menumpuk, karena kan 3 tahun lalu. Begitu dapat kami sampaikan,” ujarnya.

Seperti diketahui, Muhammad Luqman Butt alias Husein Shah alias Muhammad Firman (34) ditangkap oleh tim NCB Interpol Divhunter Mabes Polri dan personel Intel Satbrimob Polda Sumut dari kediamannya yang berada di Jalan Budi Utomo, Kelurahan Siumbut-umbut, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan pada Selasa (21/1/2020) siang.

Saat ditangkap, buronan interpol itu disebut-sebut tinggal bersama istrinya, Evi Lili Midati. Istrinya merupakan warga Gambir Baru, Kisaran, Kabupaten Asahan.

M Firman ditangkap atas permintaan kepolisian Pakistan atas kasus pembunuhan satu keluarga di negara asalnya.

Reporter : Jamal

Artikel ini telah dibaca 1 kali

loading...
Baca Lainnya

PPK Pulo Bandring Serahkan Berkas 30 Calon Sekretariat PPS ke KPU Asahan

Asahan – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Pulo Bandring, Kamis (19/03/2020) menyerahkan berkas calon Sekretariat...

19 Maret 2020, 16:53 WIB

Hari ini Asahan Expo Resmi Ditutup, Sekolah Juga Diliburkan Mulai Besok

Kisaran – Pameran Asahan Expo yang dilaksanakan di Lapangan Adhi Pradana Kisaran dalam rangka memeriahkan...

17 Maret 2020, 14:56 WIB

Panwaslu Lantik 10 Orang PPL se-Kecamatan Pulo Bandring

Kisaran – Panitia Pengawas pemilu (Panwaslu), Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan, melantik 10 orang Panita...

14 Maret 2020, 14:14 WIB

Kapolres Minta Wartawan Bersinergi ciptakan Suasana Kondusif di Asahan

Kisaran – Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto meminta kepada wartawan yang bertugas di Kabupaten...

12 Maret 2020, 21:00 WIB

Pimpinan OPD dan Camat di Asahan Teken Perjanjian Kerja 2020

Kisaran – Seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan para camat di Pemkab Asahan menandatangani...

9 Maret 2020, 14:40 WIB

Lantik Pengurus IDI, Ini Harapan Bupati Asahan

Kisaran – Pelantikan pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Asahan masa bakti 2019-2022, tidak hanya...

5 Maret 2020, 20:13 WIB

loading...