Rabu, 12 Februari 2020 - 19:54 WIB

Gara gara Minta Cerai, Putri Narulita Dibakar Suaminya

SURABAYA, – Hanya karena meminta cerai Putri Narulita dibakar oleh auaminya Maspuryanto (45) warga Ketintang Baru Surabaya. Akibatnya, Maspuryanto harua duduk di kursi pesakitan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.Rabu ( 12/02)

Pembakaran ini terjadi saat Putri yang baru dinikahi oleh Maspuryanto meminta cerai dan memaksa untuk pulang ke Tuban kampung halamannya.
Terdakwa yang mulanya hanya diam saja mendengar omelan isterinya menjadi kalap dan langsung membakar isterinya dengan menggunakan bensin yang semula untuk mengisi sepeda motornya ” saya sudah melakukan berbagai upaya agar iateri saya tenang. Tapi dia justru semakin nekat untuk meninggalkan saya ” ujar Maspuryanto dihadapan hakim

Pembakaran tersebut di lakukan oleh terdakwa dirumah kostnya kawasan Jalan Ketintang Baru. 2 Surabaya, saat istrinya sedang mengemas baju yang akan di bawa pulang ke Desa, karena berbagai upaya di lakukan terdakwa gagal maka terjadilah peristiwa pembakaran tersebut.

Saksi korban yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fathol Rosyid dalam keterangannya menyatakan bahwa perkara ini di picu dari adanya koflik rumah tangganya. Korban tak tahan dengan perlakukan terdakwa yang mudah marah dan selalu bersikap kasar kepadanya ” Suami saya ini orangnya kasar suka main pukul dan sering mengeluarkan kata kata kotor jika sedang marah, karena saya merasa sudah tidak kuat untuk mempertahankan bahtera rumah tangga saya kemudian saya minta cerai pada suami saya ” ucap saksi

Masih kata saks selain bersikap kasar terdakwa tidak pernah memberi uang belanja” saya tidak perna di kasih uang pak Hakim, untuk segala kebutuhan sampai belanja suami yang beli, kadang di kasih sedikit lalu di minta lagi oleh suami saya” sambung saksi.

Akibat dari pembakaran yang dilakukan oleh terdakwa tersebut, hampir seluruh tubuh korban terluka ” Mulai dari rambut muka leher dada tangan kanan kiri dan kaki semua kena luka bakar, saat saya di bakar seluruh tubuh saya di penuhi dengan api, saya lari ke kamar mandi tidak ada air lemudian saya lari keluar sambil teriak minta tolong” ucap saksi pula

Akibat dari perbuatannya Maspuryanto dijerat sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 44 ayat (2) Undang Undang RI No.23 tahun 2004 tentang penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara atau denda paling banyak 30 Juta Rupiah.(St/zam).

Artikel ini telah dibaca 65 kali

loading...
Baca Lainnya

SIG Kerjasama dengan Balitjestro Budidayakan Tanaman Buah di Lahan Green Belt Pabrik Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bekerjasama dengan Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan...

28 September 2020, 15:50 WIB

KPU Tuban Tetapkan Nomor Urut Paslon Bupati – Wabup

Tuban – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban menggelar Launching dan Pengambilan Nomor Urut Pasangan...

24 September 2020, 21:32 WIB

Bantu UMKM Klaster Perikanan Untuk Berkembang, SIG Berikan Bantuan Modal dan Pendampingan

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berupaya meningkatkan kemandirian dan pengembangan usaha...

19 September 2020, 03:28 WIB

Bupati Tuban Perpanjangan Pembatasan Jam Malam

Tuban – Bupati Tuban, H Fathul Huda, memperpanjang pembatasan jam malam di seluruh wilayah Bumi...

15 September 2020, 20:39 WIB

Pengurus Pusat KBPPAL Harus Bisa Bersinergi Dengan Mabes TNI AL

Surabaya – Kopdar kecil-kecilan para inisiator KBPPAL (Keluarga Besar Putra Putri Angkatan Laut) dari Jakarta,...

13 September 2020, 21:48 WIB

HUT FKPPI ke 42, Anggota PD XIII FKPPI Jatim Menggelar Donor Darah

Surabaya – Untuk menyambut HUT FKPPI ke-42, Pengurus PC 1330 KB FKPPI Surabaya menggelar bhakti...

13 September 2020, 12:49 WIB

loading...