Berniat Pesta Narkoba, Dua Pemuda Asal surabaya Jadi Pesakitan

SURABAYA, – Hanya karena ingin menikmati narkoba, dua orang pemuda bernama Moch Nor Dahlan (28) dan Moch Heri Santoso (31) menjadi pesakitan di PN Surabaya. Sidang kali ini JPU Siska Christina menghadirkan saksi penangkap guna dimintai keterangannya, Rabu (26/02).

Saat mendengarkan keterangan saksi, dua terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya yakni Drs Victor A Sinaga hanya tertunduk lesu.

Sidang yang dipimpin Majelis Hakim Ginting mendengarkan dengan seksama keterangan saksi penangkap. Dihadapan Majelis Hakim saksi menceritakan bahwa pada Kamis 05 Desember 2019 sekira pukul 20,30 wib, dimana saat itu terdakwa1 Moch Nor Dahlan bersama terdakwa2 Moch Heri Santoso, bersepakat untuk membeli narkoba dengan cara patungan (urunan). Setelah sepakat, kemudian terdakwa1 mengeluarkan uang sebesar Rp 300 ribu dan terdakwa2 memberikan uang kepada terdakwa1 Rp 200 ribu, setelah uang terkumpul sebanyak Rp 500 ribu, ” Kedua terrakwa akhirnya pergi untuk membeli narkoba jenis sabu” kata Saksi

Saksi menjelaskan bahwa terdakwa1 dan terdakwa2 segera berangkat menuju lapangan di kawasan Jln Sawahpulo Surabaya, sesampainya di tempat yang dituju kedua terdakwa bertemu dengan Doi (DPO), lantas terdakwa menyerahkan uang kepada Doi sebesar Rp 500 ribu dan Doi pun menyerahkan (2) dua poket sabu kepada terdakwa. Setelah mendapatkan sabu tersebut, kedua terdakwa langsung hengkang menuju sebuah Bengkel tempatnya bekerja di daerah Jln Kalikepiting.95b Surabaya ” Disanalah saya bersama rekan saya bernama Agus Refandi langsung menangkap terdakwa dan membawa mereka ke Polsek Pabean Cantikan ” jelas saksi pula

Saat di lakukan penggeledahan, di temukan barang bukti berupa (2) dua paket plastik klip kecil berisi serbuk warna putih diduga Narkotika jenis sabu dengan berat 0,85 gram, dan 0,85 gram, serta (1) satu unit HP merk Samsung tipe J3 warna gold.

Karena perbuatan para terdakwa di anggap tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran Narkotika, maka keduanya dijerat sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat (1) Juncto pasal 132 ayat (1) Undang Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika….(St/zam).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.