Selasa, 24 Maret 2020 - 10:46 WIB

Warga Jalan Jepara Surabaya Resah Rumah Mereka Belum Disemprot Desinfektan. Lurah Dan Camat Bubutan Saling Lempar Kebijakan

Surabaya – Program pemkot Surabaya dalam memerangi Covid 19 nampaknya benar benar maksimal. Penyemprotan dilakukan oleh dinas kesehatan dengan dibantu pihak keamanan Surabaya dilakukan mulai dari perumahan elit hingga perkampungan.

Namun adavyany berbeda dengan program pencegahan virus covid 19 di wilayah Kelurahan Jepara Surabaya. Warga merasa mereka selalu di pingpong saat menanyakan program penyemprotan pencegahan virus corona. Gatot sebagai lurah selalu memberikan jawaban yang tidak memuaskan warganya. Gatot menyatakan bahwa dirinya hanya bisa menunggu perintah dari Camat sebagai kepala OPD untuk melalukan tindakan pencegahan di wilayahnya ” saya sesuai perintah pak camat” ujar Gatot kepada media saat dikonfirmasi

Berbeda dengan jawaban Camat Bubutan Eko Kurniawan saat dikonfirmasi media. Seperti yang dikutip Rakyatjelata.com , Camat membenarkan adanya perintah kepada lurah Jepara agar menyemprot Fasum dan gang. “Sudah di semprot mulai jumat kemaren, dan yang di semprot adalah Fasum dan gang.” jelas Eko

Namun saat dikonfirmasi ke warga , ternyata tidak ada penyemprotan sama sekali sejak hari Jumat kemarin lalu, ” Kapan kampung kami di semprot?” Kata warga yang tak mau disebutkan namanya

Mendapat informasi dari warga ini, Lurah Jepara Gatot tang kembali dikonfirmasi menyatakan bahwa wilayahnya sudah disemprot dan sudah sesuai prosedur “Jepara sudah saya semprot Fasum dan Fasosnya, kalau rumah warga saya nunggu perintah saja.” ujar Gatot seperti yang dikutip dari media Rakyatjelata.com.Selasa 23/03/2020

Mendengar jawaban dari lurah Jepara ini warga banyak yang bertanya tanya. Apakah Lurah Jepara memang tidak melakukan penyemprotan di rumah mereka atau Lirah Jepara sengaja mengabaikan perintah Camat ” Rumah kami belum disemprot. Masak prosedurnya hanya fasum dan fasos saja yang disemprot ? tindakan prefentif jangan setengah setengah, sebab menyangkut keselamatan semua warga yang ada di wilayah yang di pimpinnya adalh hal paling penting. Sebagai Lurah seharusnya jangan beepangku tangan saja menunggu perintah dari atasan, tapi harus punya inisiatif untuk keselamatan dan kesejahteraan warganya. apalagi dalam kondisi seperti ini ” tukas KK salah satu warga Jepara (Ki/zam)

Artikel ini telah dibaca 119 kali

loading...
Baca Lainnya

Appsindo Minta Pemerintah Segera Realisasikan Anggaran Stimulus Pada UMKM

JAKARTA – Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (Appsindo) menyebutkan bahwa pandemi virus Corona atau Covid-19...

13 Mei 2020, 21:29 WIB

Polemik Wartawan VS Humas Pemprov Jatim. Sejumlah Jurnalis Mulai Menguak Dana Covid19

Surabaya – Polemik antara humas pemprov jatim dengan sejumlah wartawan nampaknya berbuntut panjang. Sejumlah jurnalis...

7 Mei 2020, 01:39 WIB

Miliki Belasan Pil Ekstasi, Dani Dituntut Sembilan Tahun Penjara

SURABAYA,- Pengadilan Negeri Surabaya menggelar sidang perkara narkoba dengan agenda tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum...

4 Mei 2020, 19:25 WIB

Bhakti Sosial KOGARTAP III /SBY Bagikan 750 Paket Sembako Ke Warga Bluru Kidul Sidoarjo

Sidoatjo – Komando Garnisun Tetap (Kogartap) III Surabaya menggelar bakti sosial (baksos) sebagai bentuk kepedulian...

22 April 2020, 18:10 WIB

Jual Sabu Sabu dan Pil Ekstasi, Warga Kenjeran Divonis 5 Tahun Penjara

SURABAYA, – Abdul Harris Yusuf Kurniawan, (50) warga jalan Kenjeran Surabaya, akhirnya divonis 5 tahun...

21 April 2020, 23:12 WIB

Divonis 4 Tahun Penjara, DuaTerdakwa Narkotika Malah Menggoda Jaksa Penuntut Umum

SURABAYA – Pengadilan Negeri Surabaya akhirnya memutus 2 pengguna narkoba yaitu terdakwa 1 Yahya dan...

20 April 2020, 21:55 WIB

loading...