Sabtu, 18 April 2020 - 20:36 WIB

Ketika Kapolresta Tangerang Dampingi Wakapolda Tinjau PSBB di Tangerang

TANGERANG – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) resmi diberlakukan di Tangerang Raya terhitung mulai Sabtu 18 April hingga 3 Mei 2020 mendatang.

Wilayah Tangerang Raya tersebut meliputi Kota Tangerang, Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang

Peraturan tentang PSBB telah diteken oleh Gubernur Banten Wahidin Halim melalui Peraturan Gubernur Banten Nomor 16 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid–19) di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

Menanggapi kebijakan pemerintah tersebut, Wakapolda Banten Brigjen Pol Tomex Korniawan didampingi PJU Polda Banten, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dan Forkopimda meninjau posko check point pengendalian dan pengawasan pelaksanaan PSBB di Kabupaten Tangerang.

Tujuan peninjauan pada Sabtu (18/04/2020) ini untuk memastikan kesiapan penerapan PSBB di Kabupaten Tangerang.

Wakapolda Banten Brigjen Pol Tomex Korniawan mengatakan status PSBB sendiri bertujuan untuk mengurangi jumlah penyebaran Covid–19 di wilayah Tangerang Raya dan menghimbau kepada masyarakat Tangerang Raya yang menjalankan PSBB untuk mematuhi imbauan pemerintah dan menjalankan protokol kesehatan Covid–19.

“Harus menggunakan masker jika keluar rumah. Lakukan physical distancing, hindari keramaian dan selalu mencuci tangan dengan sabun di air mengalir,” ucapnya.

Tomex Korniawan menambahkan, pengendalian dan pengawasan pelaksanaan PSBB di Kabupaten Tangerang dilakukan oleh personil gabungan yang terdiri dari personil Polresta Tangerang, anggota TNI dan Muspida setempat.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi terus menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mentaati kebijakan pemerintah dan Maklumat Kapolri tentang upaya Polri dalam dukung kebijakan pemerintah, yakni selalu berada di rumah, sehingga bisa menghentikan penyebaran Covid–19 di Provinsi Banten.

“Kami sangat peduli terhadap keselamatan masyarakat, sehingga kami selalu hadir di tengah masyarakat untuk menghimbau, mengingatkan dan membubarkan perkumpulan massa di luar rumah, demi keselamatan warga masyarakat,” tegasnya

“Mari bersatu lawan corona, dengan warga tinggal di rumah saja, kami selalu bekerja untuk masyarakat, masyarakat berada di rumah untuk keselamatan warga dan membantu pemerintah,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 33798 kali

loading...
Baca Lainnya

Kesaksian Petugas Damkar Dengar Suara Minta tolong Saat Pencarian SJ182

Jakarta – Video petugas Damkar Kepulauan Seribu saat mencari korban jatuhnya Sriwijaya Air mendadak viral...

Petugas gabungan meletakkan serpihan pesawat di Posko Evakuasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta - Pontianak di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu, 10 Januari 2020. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

17 Januari 2021, 23:43 WIB

Masyarakat Adat Papua Dukung Vaksinasi Covid-19

Oleh : Abner Wanggai Vaksinasi corona nasional sudah dimulai di Indonesia, termasuk di Provinsi Papua...

17 Januari 2021, 22:02 WIB

Literasi Nilai-Nilai Pancasila di Medsos Cegah Radikalisme

Oleh : Aldia Putra Organisasi radikal terus bergerilya walau statusnya telah dibubarkan. Mereka menggunakan media...

17 Januari 2021, 21:41 WIB

Pemerintah Siapkan Draft Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Oleh: Deka Prawira Saat ini, Pemerintah Pusat masih tetap menyerap aspirasi masyarakat dalam menyusun aturan...

17 Januari 2021, 21:13 WIB

Keren, Rumah Makan Gubug Gurame dan Saputra Tour and Travel Sukses Kembali Adakan Acara Sunatan Massal  

Setelah sukses mengadakan kegiatan sunatan massal selama tiga kali pada tahun 2020, Rumah makan Gubug...

17 Januari 2021, 14:09 WIB

Masyarakat dan Santri Mendukung Vaksinasi Covid-19

Oleh : Alfisyah Dianasasri Setelah mengalami serangkaian ujicoba hingga beberapa tahapan. Vaksin yang digadang-gadang jadi...

17 Januari 2021, 08:14 WIB

loading...