Polisi Diminta Periksa Dugaan Penyalahgunaan BBM di Sumbar

Aktivitas pengisian Solar ke dalam Dirigen dalam jumlah banyak di SPBU Tiku diduga menyalahgunakan Niaga BBM, Selasa (24/11/20) malam.

Sumbar, – Polisi sebagai penegak hukum diharapkan masyarakat agar melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyaluhgunaan Niaga BBM jenis Solar di SPBU Tiku Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat.

Sebelumnya diberitakan Pertamina Cabang Padang mengaku memiliki temuan atas dugaan penyalahgunaan Niaga BBM di SPBU tersebut.

“Ada beberapa temuan, dan kami memberikan surat peringatan pertama ke SPBU, tetap beroperasi namun pengiriman Solar dikurangi, karena SPBU tidak bisa menunjukkan siapa saja konsumen-konsumen pada malam itu,” ungkap Yudi selaku Pengelola SPBG Agen LPG termasuk Wilayah Agam, kepada Deliknews.com, Selasa (1/12/20).

Baca juga: Ini Temuan Pertamina Padang Atas Dugaan Penyalahgunaan BBM

Diduga Ada Penyalahgunaan BBM, Pertamina Padang Bungkam

Salah Satu SPBU di Sumbar Diduga Salahgunakan Niaga BBM

“Telah kami (tim eksternal) tinjau langsung ke lapangan pada hari Senin (30/11/20). Ditemukan salah satu CCTV tidak bisa menyala untuk diputar ulang pelayanan pada tanggal 24 jam 9 malam,” terang Yudi.

Dikatakan Yudi, menurut pihak SPBU Tiku pengisian BBM Solar ke dalam Dirigen pada malam itu untuk konsumen seperti nelayan, pertanian atau usaha lain yang memiliki surat rekomendasi. Namun SPBU tidak bisa menunjukkan siapa konsumen tersebut.

Menggapai adanya temuan tersebut, masyarakat berharap pihak penegak hukum melakukan penyelidikan untuk mencari dan menemukan suatu peristiwa yang diduga sebagai tindak pidana guna menentukan dapat atau tidaknya dilakukan penyidikan sesuai aturan yang berlaku.

“Ya dengan adanya temuan itu, tentu kita berharap kepada polisi selaku penegakan hukum, jika memang ada penyalahgunaan semoga bisa diproses, dan sebaliknya. Jika terbukti agar ditindak, supaya minyak Subsidi untuk rakyat bisa tetap sasaran dan terwujud tujuan pemerintah,” harap salah satu warga.

(Darlin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.