Cerita Bocah Perempuan Umur 8 Tahun di Padang Mengemis Hingga Larut Malam

  • Whatsapp

Padang, – Berdasarakan pantauan, baru – baru ini jumlah pengemis anak – anak makin meningkat di Kota Padang. Menurut Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Afriadi, ada yang memotori pengemis tersebut.

Dikatakannya, pengemis ini berasal dari berbagai daerah di Sumbar. Sekira 90% dari luar kota Padang. Namun Afriadi, belum bisa menginformasikan dari mana domisili anak – anak itu.

Mendalami persoalan ini. Tim deliknews.com berdialog dengan salah seorang pengemis anak Bunga (bukan nama sebenarnya) di salah satu warung makan Lontong Malam di pinggir jalan kawasan Simpang Haru, Kota Padang, Selasa 25 Mei 2021 jam 22.30 Wib malam.

Baca juga : Meningkat, Ada yang Memotori Anak Jadi Pengemis di Kota Padang

Komnas PA : Pemerintah Kota Padang Gagal Melindungi Anak

Bunga merupakan bocah perempuan yang mengaku baru berusia 8 tahun, tinggal di Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Ia masih pelajar saat ini duduk di kelas 3 sekolah dasar.

Nasib yang dialami Bunga, pada malam hari bukan menghabiskan waktu untuk belajar dan beristirahat layaknya anak – anak seusianya, tapi justru menghabiskan waktu mencari uang untuk orangtua nya dengan mengemis.

Saat menghampiri awak media pada jam 22.30 malam itu, Bunga membawa karton bekas yang bertuliskan “kami mohon seikhlasnya bantuan bapak ibu untuk anak kurang mampu, atas bantuan ibu bapak diterima Allah. Semoga sehat, murah rezki, amin. Terimakasih kami ucapkan”.

Bunga hanya mendekat tanpa mengeluarkan kata – kata kepada awak media yang sedang makan di warung itu.

Saat Bunga ditawarkan untuk makan Lontong, ia terlihat malu dan dengan mimik wajah seakan ketakuatan.

Ketika ditanya, Bunga akan makan di warung itu atau dibungkus. Bunga hanya menjawab “bungkus,”.

Kami memanggil pemilik warung agar membungkuskan makanan untuk Bunga. Pemilik warung pun, menanyakan Lontong nya dengan sayur cubadak atau paku. “Paku,” jawab Bunga dengan singkat.

Bunga kemudian mempalingkan wajahnya dan terus menghampiri pemilik warung, saat dipanggil lagi oleh awak media, wajah Bunga seakan ketakutan.

Ketika diberi uang jajan, ia langsung ucapkan terimakasih dengan mimik wajah terlihat ragu – ragu.

Sambil menunggu makanan dibungkus, bocah manis dan polos itu bercerita bahwa ia tinggal bersama ibunya. Ia dibawa kakak perempuannya nya untuk mengemis.

Dikatakan Bunga, saat ini kakak nya masih sekolah SMP. Uang yang ia kumpulkan dari mengemis akan diberikan kepada orang tua nya dirumah.

Bunga tak mau cerita panjang. Setelah makanan siap dibungkus, Bunga pun langsung pergi, berjalan sambil menengok awak media di belakang dengan mimik wajah terlihat senang.

Demikian cerita singkat dengan Bunga pada malam itu. Semoga Bunga sampai dirumah dengan selamat.

Foto Bunga sengaja tidak ditampilkan untuk menjaga kerahasian identitasnya.

(Darlin)

Pos terkait

loading...