Soal Tambang Emas Ilegal, Irwan Bantah Pernyataan Kasatpol PP Pemkab Pasaman

- Editorial Staff

Jumat, 19 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatpol PP Pemprov Sumbar Irwan

Kasatpol PP Pemprov Sumbar Irwan

Sumbar, – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Pemprov Sumatera Barat Irwan membantah pernyataan dari Kasatpol PP Pemkab Pasaman Nanang terkait kewenangan penertiban Tambang Emas Ilegal di Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat.

Dikatakan Irwan pihaknya hanya mem back up. Kalau ada permintaan baru turun membantu Satpol PP Kabupaten Pasaman.

“Kita mem back up saja. Kalau diminta kita turun membantu Kabupaten Pasaman, dan kalau itu di perbatasan tentu itu bisa jadi kewenangan provinsi karena di dua daerah,” kata Irwan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Irwan juga menjelaskan untuk sementara kewenangan tambang bukan di pemerintah provinsi karena sudah ditarik ke pusat. Apabila ada persoalan tambang, tentunya pemerintah pusat yang lebih berkompeten.

Baca juga : Kasatpol PP Pasaman : Penertiban Tambang Emas Ilegal Kewenangan Provinsi

Baru Penangkapan, Tambang Emas Ilegal di Pasaman Kembali Beroperasi

Sementara sebelumnya, Kasatpol PP Pemkab Pasaman Nanang menyampaikan bahwa penertiban tambang ilegal bukan kewenangan Satpol PP Kabupaten Pasaman, sebab untuk Galian C Pertambangan adalah kewenangan pemerintah provinsi.

“Kita hanya melaporkan ke provinsi, kalau kita diajak turun bersama, iya kita fasilitasi,” ujarnya.

Dijelaskan Nanang, sepanjang ada laporan masyarakat ke Satpol PP Pemkab Pasaman, maka akan diteruskan ke Satpol PP Provinsi.

“Informasinya Satpol PP Provinsi telah pernah turun, terkait tambang ilegal ini. Kalau ada laporan tertulis, kita akan teruskan ke Satpol PP Provinsi,” tukas Nanang.

Sebelumnya diberitakan menurut informasi yang diperoleh deliknews.com tidak sampai Satu bulan setelah penangkapan oleh Ditreskrimsus Polda Sumatera Barat terhadap Lima orang pekerja Tambang Emas Ilegal di Aliran Batang Pasaman Lanai Hilir, Nagari Cubadak, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman pada April 2021 lalu, Tambang Emas Ilegal tersebut sudah beroperasi kembali.

“Tambang Emas Ilegal di Nagari Cubadak tepatnya di Kampung Lanai dan Sinuangon tetap beroperasi,” ungkap sumber yang tidak ingin disebutkan namanya baru – baru ini.

Dengan demikian, tidak tertutup kemungkinan masih banyak mafia Tambang Emas Ilegal di Kabupaten Pasaman yang belum berhasil diungkap oleh Ditreskrimsus Polda Sumbar.

(Darlin)

Berita Terkait

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir
Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar
Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU
SMPN 1 Mapattunggul Tidak Miliki Arsip SPJ Dana BOS 2019-2021, Kabid SMP: Seharusnya Ada di Sekolah
Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan
Saksi Sempat Protes Saat Notaris Membuat PPJB, The Tomy Hanya Bilang Untuk Pegangan
Demi Memantau Keamanan Di PPK, Kapolres Nisel Rela Mandi Lumpur Saat Patroli
Pulang Kerja, Oknum Jaksa Kejari Tanjung Perak Tabrak Tukang Becak dan Mobil

Berita Terkait

Minggu, 25 Februari 2024 - 15:12 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir

Sabtu, 24 Februari 2024 - 19:45 WIB

Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar

Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:57 WIB

Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU

Sabtu, 24 Februari 2024 - 11:26 WIB

SMPN 1 Mapattunggul Tidak Miliki Arsip SPJ Dana BOS 2019-2021, Kabid SMP: Seharusnya Ada di Sekolah

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:30 WIB

Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan

Kamis, 22 Februari 2024 - 16:53 WIB

Saksi Sempat Protes Saat Notaris Membuat PPJB, The Tomy Hanya Bilang Untuk Pegangan

Kamis, 22 Februari 2024 - 11:59 WIB

Demi Memantau Keamanan Di PPK, Kapolres Nisel Rela Mandi Lumpur Saat Patroli

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:35 WIB

Pulang Kerja, Oknum Jaksa Kejari Tanjung Perak Tabrak Tukang Becak dan Mobil

Berita Terbaru

Politik

Syarif Hasan: Hak Angket Pemilu itu Kontraproduktif

Senin, 26 Feb 2024 - 10:10 WIB

Politik

38,1 Persen Pemilih AMIN Setuju Pemilu Banyak Kecurangan!

Senin, 26 Feb 2024 - 10:06 WIB

Politik

TKN Fanta Ingin Kabinet Prabowo Banyak Anak Muda

Senin, 26 Feb 2024 - 10:04 WIB