Wakil Ketua DPRD Pasaman Bantah Tudingan Kabid CK: Bahas Pondasi Bukan Ranah Kami

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Yasri, dengan Ketua Komisi B DPRD Pasaman, Rudi Apriasi. (foto facebook Rudi Apriasi)
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Yasri, dengan Ketua Komisi B DPRD Pasaman, Rudi Apriasi. (foto facebook Rudi Apriasi)

Pasaman, – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Yasri, menanggapi pernyataan Kepala Bidang Cipta Karya (CK) Dinas PUTR Kabupaten Pasaman Bakhtiar soal pembangunan Rehab Kantor DPRD Pasaman.

Sebelumnya Kabid CK menyampaikan bahwa dasarnya melakukan Rehab Berat Kantor DPRD dengan pekerjaan mulai dari pembangunan pondasi adalah melalui proses sidang DPRD Kabupaten Pasaman.

“Maaf itu melalui proses pada sidang DPR, kami dinas PUTR adalah eksekutor, dan menjalankan tugas sesuai dengan yang ada pada DPA dinas PUTR,” kata Bakhtiar via WhatsApp, Selasa (14/12/21).

Baca juga: Dinas PUTR Pasaman Rehab Kantor dari Pondasi, Bakhtiar Tuding DPRD

Menanggapi pernyataan tersebut, dikatakan Yasri soal teknis bukan ranahnya DPRD.

“Soal teknis itu bukan ranah DPRD. Sepengetahuan saya tidak ada pembahasan pondasi rehab kantor di sidang DPRD, bukan porsinya,” tegas Yasri.

Sebelumnya telah dikonfirmasi beberapa anggota DPRD Pasaman, namun sepertinya banyak yang enggan komentar, malah menyarankan konfirmasi kepada ketua DPRD.

Kemudian dikonfirmasi kepada Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pasaman Rudi Apriasi, ia juga enggan komentar, dan meyarankan konfirmasi kepada pimpinan DPRD.

“Langsung saja kepimpinan biar jelas,” jawab Rudi Apriasi dengan singkat.

Selanjutnya dikonfirmasi kepada Bustomi terkait pernyataan Kabid CK Bakhtiar, apakah memang ada pembahasan soal rehab kantor mulai dari pondasi di DPRD Pasaman, namun ia belum merespon.

Baca juga: Dituding Kabid CK Soal Rehab Kantor, Respon DPRD Pasaman Mengejutkan

Ketua DPRD Pasaman Belum Buka Suara Soal Tudingan Kabid CK

Demikian juga dengan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Danny Ismaya, juga belum menanggapi konfirmasi.

Sebelumnya diberitakan menjadi tanda tanya bagi masyarakat Kabupaten Pasaman kenapa bangunan Kantor DPRD Pasaman, Provinsi Sumatera Barat di bongkar dan di rehab mulai dari pengerjaan pondasi.

Meski banyak menuai kritikan, rehab kantor DPRD ini tetap dilanjutkan oleh Kabid CK Dinas PUTR Kabupaten Pasaman Bakhtiar, hingga dilakukan 2 kali perehapan pada tahun 2020 dan tahun 2021.

Rehab Berat Kantor DPRD Kabupaten Pasaman pertama pada tahun 2020 dilaksanakan oleh PT.Futila Agung Insan dengan menghabiskan APBD sebesar Rp3,4 miliar.

Sebelum dilakukan rehab berat, kantor DPRD ini dibongkar hingga sampai pondasi, sehingga proses rehab juga dimulai dari pondasi.

Kemudian pada tahun 2021 kembali dilakukan Lanjutan Rehab Kantor DPRD Kabupaten Pasaman oleh Kabid CK Dinas PUTR Kabupaten Pasaman, Bakhtiar.

Rehab kali ini, menghabiskan APBD Kabupaten Pasaman mencapai Rp16 miliar yang dilaksanakan oleh PT. Ana Karya Jaya, dan pengawasannya menghabiskan APBD Rp200 juta.

Lanjutan Rehab ini juga banyak menuai kritikan, hingga kini pertengahan Desember 2021 pembangunan tersebut belum rampung. Anehnya, dalam plank merek pekerjaan ini tidak ada dicantumkan kapan batas akhir pengerjaan.

Kabid CK Dinas PUTR Kabupaten Pasaman Bakhtiar, menyampaikan pengerjaan dimulai 2 Juni 2020, dan progres saat ini sekira 76%, diperkirakan perpanjangan waktu 50 hari, melampaui tahun anggaran. Namun soal batas waktu pengerjaan sesuai kontrak tidak disebutkan Bakhtiar, karena ia mengaku lupa nomor kontrak pekerjaan.

Soal rehab kantor mulai dari pondasi ini dinilai bertentangan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang – Undang Nomor 28 Tahun 2020 tentang Bangunan Gedung pada Pasal 67 Rehabilitasi dilakukan dalam rangka memperbaiki bangunan gedung yang telah rusak sebagian tanpa mengubah fungsi bangunan gedung.

Dalam kegiatan rehabilitasi sebagaimana dimaksud, komponen arsitektur maupun struktur bangunan gedung tetap dipertahankan seperti semula, sedangkan komponen utilitas dapat berubah.

(Darlin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.