Terancam Kelaparan, 10 Kampung Terdampak Gempa di Pasaman Tak Disentuh Bantuan

Kondisi rumah warga di Nagari Persiapan Malampah Barat usai diguncang gempa bumi, Minggu (27/2/22).
Kondisi rumah warga di Nagari Persiapan Malampah Barat usai diguncang gempa bumi, Minggu (27/2/22).

Pasaman, – Warga Nagari Persiapan Malampah Barat, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat, terdampak gempa menyebut sekira 10 kampung lagi di daerah itu belum tersentuh bantuan, sehingga siang ini jam jam 12.45 Wib masih banyak yang belum makan pagi.

“Masih ada 10 kampung sampai hari ini belum ada dapat bantuan sejak gempa terjadi. Bahkan sampai siang ini masih banyak belum makan pagi,” kata tokoh masyarakat Malampah  Yuni Efendi, kepada deliknews.com, Minggu (27/2/22) jam 12.45 Wib.

Yuni Efendi mengaku menangis melihat kondisi masyarakat yang belum disentuh bantuan, sehingga meminta seperti mengemis demi makan. Ada dapur umum namun di Nagari Malampah, bukan di Nagari Persiapan Malampah Barat, terputus akses akibat ambruknya jembatan antar Dua nagari tersebut.

Namun dikatakan Yuni Efendi, bukan tidak ada akses ke Nagari Persiapan Malampah Barat. Akses kesana ada 2 melalui Durian Taleh ke Taruk, dan dari Padang Tinggi Palo Banda ke Durian Parau melalui jalan Nagari Ladang Panjang.

“Mohon disampaikan ke pemerintah, masyarakat di Nagari Persiapan Malampah Barat belum disentuh bantuanya, ada yang beralasan karena akses jalan putus. Memang jembatan di Malampah putus, tapi masih bisa jalur lain, dimasa seperti ini tidak ada alasan tidak memberikan bantuan,” tegas Yuni Efendi.

Adapun Kampung yang belum disentuh bantuan yaitu, Taruko, Ladang Rimbo, Sialang, Durian Sabatang, Durian Parau, Kampuang Kubang, Palak Ubi, Belukar Panjang, Bukit Lintang dan Rawang.

Baca juga: Beras Puan Maharani Mulai Disalurkan untuk Warga Pasaman Terdampak Gempa

Belum Terima Bantuan, Warga Pasaman Terdampak Gempa Serbu Beras Puan Maharani

Curhatan Warga Pasaman Butuh Bantuan: Kami Takut ke Rumah, Mohon Sampaikan ke Pemerintah

Mendapat informasi itu, Ketua DPC PDIP Perjuangan Kabupaten Pasaman, Maradongan, mengatakan akan segera ke lokasi memberikan bantuan beras dari Ketu DPR RI, Puan Maharani.

“Kita harus bersama, kita mengajak pemerintah mari kita segerakan memberikan bantuan makanan kepada warga kita,” ajak Maradongan.

Sementara, Gubernur Sumbar, Mahyeldi, dikonfirmasi via WhatsApp terkait persoalan 10 kampung yang belum disentuh bantuan sehingga terancam kelaparan, Mahyeldi belum merespon hingga berita ini ditayangkan.

Kemudian Kadis Sosial Pemrpov Sumbar, Arry Yuswandi, menyebut sudah membuat dapur umum di Nagari Malampah.

Hingga berita ini ditayangkan, awak media bersama tim masih diperjalanan menuju 10 kampung yang informasinya belum tersentuh bantuan tersebut.

(Darlin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.