Malaka, NTT, deliknews – Ketua Kontas Malaka, Yohanes Berchmans Nahak, S.Fil, menyampaikan penghormatan sekaligus duka mendalam atas kepergian almarhum Petrus Kanisius Seran, yang dikenal luas sebagai Pit Seran.

“Atas nama pribadi dan lembaga, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya saudara kita Petrus Seran. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa menerima segala amal baiknya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta penghiburan,” ungkap Mans Nahak, melalui Tlp selulernya, Minggu (26/4/2026)

Menurutnya, sosok Petrus merupakan salah satu wartawan terbaik yang pernah dimiliki daerah Malaka.

“Petrus itu wartawan paling baik sepanjang sejarah. Ia bekerja dengan hati, jujur, dan berani menyuarakan kebenaran. Ia juga pribadi yang sederhana dan rendah hati,” lanjutnya,” lanjutnya.

Petrus Seran dikenal sebagai jurnalis lapangan dengan dedikasi tinggi. Dalam berbagai situasi, ia tetap konsisten menjalankan tugas jurnalistik, bahkan ketika menghadapi tekanan dan risiko di lapangan.

Bagi Mans Nahak, keunggulan Petrus bukan hanya pada keberaniannya, tetapi juga pada ketulusannya dalam bekerja. Ia tidak pernah menjadikan profesi wartawan sebagai alat untuk mencari keuntungan pribadi.

“Ia tidak mencari nama, tidak mengejar pujian. Yang ia lakukan hanya satu, menulis apa yang benar,” tegasnya.

Sepanjang perjalanan kariernya, Petrus Seran terlibat dalam berbagai media lokal di wilayah Malaka dan sekitarnya, aktif meliput isu-isu masyarakat hingga kasus-kasus yang membutuhkan keberanian dan keteguhan sikap.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan jurnalis dan masyarakat Malaka yang pernah merasakan kontribusinya.

Mans Nahak berharap, nilai-nilai yang ditinggalkan oleh almarhum dapat menjadi inspirasi bagi generasi wartawan saat ini.

“Semangatnya harus dilanjutkan. Wartawan harus tetap berdiri di pihak kebenaran, seperti yang telah ditunjukkan Petrus,” tutupnya. ***