Surabaya – Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) menyoroti kondisi fasilitas di Pasar Pucang Anom yang dinilai masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah. Hal tersebut disampaikan saat dirinya melakukan peninjauan langsung di pasar tradisional tersebut, Sabtu.
BHS menegaskan bahwa peningkatan kualitas infrastruktur pasar menjadi langkah penting untuk menjaga daya tarik pasar tradisional di tengah persaingan dengan pasar modern. Ia menilai, kenyamanan fasilitas akan berpengaruh langsung terhadap minat masyarakat untuk berbelanja.
“Dari hasil pantauan, infrastruktur pasar masih perlu diperbaiki agar lebih layak dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia pun mendorong Pemerintah Kota Surabaya bersama DPRD setempat untuk segera melakukan peningkatan sarana dan prasarana, termasuk aspek keamanan dan kebersihan.
Dalam kunjungan tersebut, BHS turut memberikan bantuan berupa fasilitas Wi-Fi untuk mendukung digitalisasi pemasaran para pedagang. Selain itu, ia juga memastikan kesiapan alat pemadam kebakaran sebagai langkah mitigasi risiko.
BHS juga memantau harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tersebut. Harga telur tercatat berkisar Rp27.000 hingga Rp28.000 per kilogram, ayam sekitar Rp34.000 per kilogram, daging sapi Rp125.000 per kilogram, serta minyak goreng Minyakita di angka Rp17.000 per liter.
Kepala Pasar Pucang Anom, Farah Soraya, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai perhatian dari anggota DPR RI membawa dampak positif bagi perbaikan fasilitas pasar.
