Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono membagikan pandangannya mengenai kondisi ekonomi global dan ketahanan energi nasional usai menghadiri Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (12/5/2026). Pandangan tersebut disampaikan melalui akun Instagram pribadinya @bambangharyos.
Dalam unggahan itu, Bambang menjelaskan Rapat Paripurna DPR RI membahas Pidato Pembukaan Masa Sidang V Tahun Sidang 2025-2026 yang akan berlangsung hingga 21 Juli 2026 mendatang.
Ia menyoroti ancaman ekonomi global yang saat ini memberikan tekanan terhadap sektor energi dan BBM akibat terganggunya rantai pasok dunia. Menurut Bambang, kondisi tersebut berdampak pada kenaikan biaya logistik dan distribusi yang berpengaruh terhadap ketahanan energi nasional.
“Situasi global memicu kenaikan biaya logistik dan distribusi yang berdampak langsung terhadap ketahanan energi nasional karena dampak kondisi global ini mulai dirasakan masyarakat dan pelaku usaha dengan kenaikan harga barang,” tulis Bambang dalam unggahannya.
Bambang juga menilai ketergantungan terhadap komponen impor menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kenaikan harga barang di dalam negeri. Karena itu, ia menyoroti pentingnya langkah antisipasi agar tekanan ekonomi global tidak semakin membebani masyarakat.
Dalam unggahan tersebut, Bambang turut membagikan pernyataan Ketua DPR RI Puan Maharani mengenai potensi inflasi dan tekanan terhadap daya beli masyarakat.
“DPR mendorong bersama pemerintah dan Bank Indonesia memitigasi arus keluar modal asing, mengendalikan harga kebutuhan pokok serta memastikan perlindungan kepada masyarakat kecil agar tidak menjadi pihak yang paling berdampak,” demikian kutipan Ketua DPR RI yang dibagikan Bambang.
Rapat Paripurna DPR RI itu juga diisi agenda pelantikan Pengganti Antarwaktu anggota DPR RI dan MPR RI masa jabatan 2024-2029.
Sebagai anggota Komisi VII DPR RI yang membidangi sektor industri dan energi, Bambang menilai isu ketahanan energi nasional menjadi perhatian penting di tengah dinamika ekonomi global yang masih berlangsung hingga saat ini.
