Surabaya – Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menyebut Kepulauan Madura memiliki potensi strategis yang besar, baik dari sektor energi, pariwisata, budaya, hingga jalur perdagangan internasional. Menurut Bambang, posisi geografis Madura menjadikannya kawasan penting yang memiliki nilai ekonomi tinggi bagi Indonesia.
Dalam keterangannya, Bambang mengatakan Madura menyimpan kekayaan sumber daya alam yang luar biasa di bawah lapisan batu kapurnya. Ia menjelaskan terdapat sesar raksasa sepanjang ratusan kilometer yang membentuk jebakan minyak dan gas bumi di wilayah tersebut.
“Kepulauan Madura memiliki kekayaan alam, budaya, dan potensi strategis yang luar biasa. Di bawah lapisan batu kapurnya, terdapat sesar raksasa sepanjang ratusan kilometer yang membentuk jebakan minyak dan gas bumi,” kata Bambang.
Menurutnya, keberadaan struktur geologi tersebut turut memengaruhi kualitas hasil alam Madura, termasuk tembakau dan garam yang selama ini dikenal memiliki kualitas unggulan.
Bambang menambahkan Madura juga dikenal sebagai salah satu penghasil minyak dan gas terbesar di kawasan ASEAN. Produksi migas tersebut berasal dari sektor lepas pantai (offshore) maupun daratan (onshore).
Selain sektor energi, Bambang menilai Madura memiliki potensi besar di bidang pariwisata alam. Salah satu destinasi yang disorot adalah Pulau Gili Iyang yang dikenal memiliki kadar oksigen sangat tinggi.
Menurut Bambang, potensi wisata pantai di kawasan Madura juga memiliki daya tarik tersendiri dan dapat dikembangkan lebih maksimal untuk meningkatkan sektor ekonomi daerah.
Di bidang budaya, Bambang menyebut Madura memiliki sejarah panjang melalui keberadaan tiga kerajaan besar, yakni Kerajaan Sumenep, Kerajaan Bangkalan, dan Kerajaan Pamekasan.
Menurutnya, warisan sejarah tersebut menjadikan Madura kaya akan seni, budaya, dan tradisi yang masih terjaga hingga saat ini.
“Keberadaan kerajaan-kerajaan tersebut menjadikan seni dan budaya Madura sangat beragam dan kaya akan tradisi,” ujarnya.
Bambang juga menyoroti posisi geografis Madura yang dilalui jalur internasional ALKI II atau Alur Laut Kepulauan Indonesia II. Jalur tersebut dinilai sangat strategis dalam mendukung pelayaran dan perdagangan internasional.
Ia berharap potensi besar yang dimiliki Madura dapat terus dikembangkan secara maksimal melalui pembangunan infrastruktur, penguatan sektor wisata, dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
