Langsung ke konten
Senin, 26 Oktober 2026
Ekonomi & Bisnis

Tony Blair Bertemu Rosan, Indonesia Disebut Jadi Peluang Emas bagi Investor Global

Sumber foto: Dok. Danantara (via detikcom)

JAKARTA – Mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair, mengunjungi Kantor Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara bersama jajaran Tony Blair Institute for Global Change (TBI). Pertemuan tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi iklim investasi Indonesia, menyusul tingginya minat investor internasional terhadap berbagai proyek strategis di Tanah Air.

Dalam pertemuan itu, Tony Blair menyampaikan bahwa Indonesia kini menjadi salah satu negara yang paling diperhatikan investor global. Berbagai kebijakan ekonomi pemerintah, termasuk pembentukan Danantara sebagai lembaga pengelola investasi, disebut semakin meningkatkan kepercayaan pasar internasional terhadap prospek ekonomi Indonesia.

CEO Danantara, Rosan P. Roeslani, mengatakan penyampaian Tony Blair menunjukkan Indonesia berada di posisi yang semakin kuat dalam peta investasi dunia. Menurutnya, antusiasme investor asing terhadap Indonesia terus meningkat seiring membaiknya fundamental ekonomi nasional.

“Minat tinggi investor yang disampaikan Tony Blair dalam kunjungannya menegaskan bahwa Indonesia berada di radar utama investor global. Kami melihat antusiasme yang sangat besar investor untuk berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi kita. Danantara siap menjadi jembatan bagi modal internasional untuk masuk secara efektif, dan sentimen pasar sangat positif terhadap langkah-langkah yang diambil pemerintah,” ujar Rosan dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026).

Rosan menilai kunjungan mantan pemimpin Inggris tersebut merupakan bentuk dukungan sekaligus pengakuan terhadap upaya pemerintah Indonesia dalam menciptakan iklim investasi yang semakin kompetitif dan kondusif.

Ia menambahkan, tingginya ketertarikan investor global mencerminkan kepercayaan terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai stabil. Kondisi tersebut diyakini mampu menjadi landasan bagi investasi jangka panjang di berbagai sektor strategis.

“Kepercayaan ini adalah hasil dari fundamental ekonomi kita yang solid. Pak Tony Blair menyampaikan langsung bahwa investor melihat peluang emas di Indonesia. Dukungan dari tokoh global seperti beliau memvalidasi kebijakan ekonomi kita, dan mereka tidak hanya datang untuk jangka pendek, tapi berkomitmen jangka panjang,” kata Rosan.

Pertemuan tersebut juga menjadi momentum bagi Danantara untuk memperluas komunikasi dengan investor internasional. Lembaga ini diproyeksikan menjadi penghubung antara modal global dengan berbagai proyek pembangunan nasional yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi.

Dalam agenda tersebut turut hadir jajaran pimpinan Danantara, yakni CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani, Chief Operating Officer (COO) Dony Oskaria, serta Chief Investment Officer (CIO) Pandu Sjahrir. Kehadiran para petinggi Danantara menunjukkan komitmen lembaga tersebut dalam memperkuat kerja sama investasi serta meningkatkan daya tarik Indonesia di mata investor global.