JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih rawan melanjutkan pelemahan pada perdagangan Selasa (13/10/2026). Mayoritas saham berisiko tertekan setelah indeks terkoreksi tajam pada hari sebelumnya.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (12/10/2026), IHSG ditutup merosot 2,59 persen ke level 5.936,15. Perdagangan mencatat sebanyak 632 saham melemah, 118 saham menguat, dan 213 saham bergerak stagnan.
Sejumlah saham mencatatkan penurunan drastis, di antaranya PT Petrosea Tbk. (PTRO) yang anjlok 14,95 persen ke Rp4.040 dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) yang ambles 14,94 persen ke Rp655. Pelemah mendalam juga dialami PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) sebesar 14,60 persen ke posisi Rp965.
Selain itu, tekanan jual membentur PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) yang terkoreksi 11,48 persen ke Rp2.390, PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) turun 12,03 persen ke Rp585, PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) melorot 10,15 persen ke Rp1.505, serta PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) terseret 9,83 persen ke Rp2.110.
Kendati IHSG tertekan hebat, beberapa saham mampu melaju di zona hijau. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) memimpin penguatan dengan kenaikan 4,83 persen ke Rp8.675, disusul PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) yang menguat 2,03 persen ke Rp3.020.
Penguatan turut ditopang PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) naik 1,96 persen ke Rp2.080, PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) naik 1,75 persen ke Rp1.455, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) terkerek 1,44 persen ke Rp7.050, serta PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) terangkat 1,38 persen ke Rp25.725.
Melihat peta pergerakan tersebut, Tim Analis MNC Sekuritas menilai struktur teknikal indeks saat ini rawan memicu pelemahan lanjutan. Posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave c dari wave [y] pada label hitam.
“Pergerakannya akan rawan melanjutkan koreksinya ke rentang 5.850-5.911,” tulis Tim Analis MNC Sekuritas dalam riset harian, Selasa (13/10/2026).
Analis memproyeksikan level support IHSG berada di posisi 5.887 dan 5.744, sedangkan batas resistance berada di rentang 6.216 dan 6.296. Investor dapat memanfaatkan momentum pergerakan ini dengan strategi cermat.
Untuk rekomendasi perdagangan hari ini, MNC Sekuritas menyarankan opsi buy on weakness pada saham PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA), serta PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA). Sementara itu, saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) direkomendasikan sell on strength, dan Premier ETF SMinfra18 (XISI) disarankan untuk trading buy.
