JAKARTA — Penyerang kawakan asal Inggris, Harry Kane, resmi dinobatkan sebagai pemenang penghargaan bergengsi Ballon d’Or 2026. Kepastian tersebut didapat dalam malam penganugerahan yang berlangsung megah di London Palladium Theatre, London, Inggris, pada Selasa (27/10/2026) pagi WIB.
Acara penganugerahan tahun ini mengukir sejarah baru karena menjadi momen perdana sejak 2019 malam puncak Ballon d’Or tidak digelar di Theatre du Chatelet, Paris, Prancis. Panggung London menjadi saksi membanggakan bagi publik tuan rumah saat nama Kane diumumkan sebagai yang terbaik di dunia.
Pemain berusia 33 tahun tersebut sukses menyisihkan sembilan bintang papan atas dunia dalam daftar 10 besar nominasi. Ia unggul atas nama-nama mentereng seperti Erling Haaland, Kylian Mbappe, Lamine Yamal, Ousmane Dembele, hingga pemenang terdahulu seperti Lionel Messi dan Rodri.
Sebelum mengamankan trofi utama, Kane terlebih dahulu menerima penghargaan Trofi Gerd Muller 2026 sebagai penyerang tersubur. Pencapaian ini diraih berkat catatan fenomenal 73 gol yang ia sarangkan sepanjang musim 2025/2026 bersama Bayern Munich dan Timnas Inggris.
Keberhasilan ini melompati catatan sejarah perjalanan karier sang striker secara signifikan. Sebelumnya, mantan kapten Tottenham Hotspur tersebut tidak pernah menembus posisi tiga besar dan hanya bertahan dalam jajaran 30 besar nominasi.
“Kane berhasil mengukir tinta emas dengan menyabet trofi Ballon d’Or 2026 setelah sebelumnya menyabet Trofi Gerd Muller,” ujar panitia penyelenggara saat mengumumkan pemenang dalam seremoni di London.
Kemenangan Kane sekaligus mengakhiri dahaga panjang publik sepak bola Negeri Tiga Singa di kancah individu tertinggi dunia. Kane menjadi pemain asal Inggris pertama yang memenangkan Ballon d’Or dalam kurun waktu 25 tahun, mengulangi pencapaian legendaris Michael Owen pada tahun 2001 silam.
Selain kategori pria, panggung Ballon d’Or 2026 juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya untuk pesepak bola wanita terbaik dunia. Pesepak bola asal Spanyol, Alexia Putellas, kembali membuktikan dominasinya dengan meraih trofi Ballon d’Or wanita untuk ketiga kalinya setelah sukses serupa pada edisi 2021 dan 2022.
