Jakarta, – Eks Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dianggap berpengalaman di tingkat pusat dan daerah sehingga dipercayakan menjadi Ketua Dewan Pakar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan telah dilantik bersama sejumlah tokoh lainnya di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (24/1/22) kemarin.
Diketahui sebelum menjadi Gubernur Sumatera Barat dua periode 2010-2020, Irwan Prayitno juga telah berpengalaman di DPR RI. Tak hanya itu, istri Irwan Prayitno, Nevi Zuairina, kini juga jadi Anggota DPR RI.
“Dewan Pakar PKS dipimpin oleh Irwan Prayitno. Selain sebagai seorang Guru Besar, beliau juga memiliki berbagai pengalaman di DPR RI serta menjadi Gubernur Sumbar dua periode,” kata Wasekjen PKS Ahmad Fathul Bari.
Baca juga: BPK Minta Yaqut agar Kemenag Pertanggungjawabkan Dana Bantuan Rp7,7 Miliar
Rp14 Miliar Penyaluran LPG Subsidi Tidak Dapat Dipertanggungjawabkan Pertamina
Ia menjelaskan, anggota Dewan Pakar PKS terdiri dari berbagai tokoh mulai dari kalangan akademisi, ulama, dunia usaha, purnawirawan TNI/Polri, hingga aktivis dengan kepakaran berbeda-beda untuk membantu PKS dalam memandang setiap langkah dan kebijakan.
Menurut Fathul, keberadaan Dewan Pakar sesuai dengan amanat Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Al-Jufri yang menyatakan PKS merupakan parpol milik semua kalangan dan menjadi rumah besar bangsa Indonesia.
“Dewan Pakar PKS terdiri dari beragam latar belakang yang mencerminkan bangsa yang majemuk dan siap berjuang bersama PKS. PKS membuka pintu bagi siapa saja yang ingin berkontribusi terhadap jalannya demokrasi yang jauh lebih baik ke depan,” jelasnya dilansir dari CNNIndonesia.
Fathul berharap Dewan Pakar dapat menguatkan berbagai pandangan PKS. Menurutnya, Dewan Pakar PKS tidak hanya ada di tingkat pusat, melainkan di seluruh struktur PKS tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
“Untuk di tingkat pusat, Dewan Pakar akan memberikan pertimbangan keahlian atau kepakaran kepada Presiden PKS”, tukas Fathul.
(Darlin)
