Pasaman, – Sungguh iba hati mendengar masih banyak masyarakat terdampak gempa di Kampung Malinai dan Anau, Nagari Ladang Panjang, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman mengaku belum menerima bantuan apapun setelah gempa bumi pada 25 Februari 2022 kemarin.
Pengakuan belum menerima bantuan diutarakan masyarakat kepada tim Ketua DPR RI, Puan Maharani, melalui DPC PDIP Perjuangan Kabupaten Pasaman, saat menyalurkan bantuan beras langsung ke tempat – tempat pengungsian warga, Sabtu malam (26/2/22).
Pantauan deliknews.com dilokasi pengungsian, masyarakat membuat tenda seadanya untuk tempat seluruh keluarga dari Bapak -bapak, ibu – ibu dan anak – anak mereka.
Baca juga: Beras Puan Maharani Mulai Disalurkan untuk Warga Pasaman Terdampak Gempa
Belum Terima Bantuan, Warga Pasaman Terdampak Gempa Serbu Beras Puan Maharani
Warga terdampak terlihat merasa haru dan berdesakan untuk menerima bantuan yang yang dibawa oleh tim Ketua DPR RI tersebut. Mereka mengaku belum ada menerima bantuan apapun selain bantuan beras dari Puan Maharani ini.
“Baru ini bantuan yang kami terima, kami sangat berterimakasih. Kami mengungsi ditenda ini yang kami buat sendiri, sekira 60 keluarga,,” kata Mustar salah satu warga yang mengungsi.
Disampaikan Mustar, pihaknya tidak bisa tinggal dirumah karena takut akan ada gempa susulan, untuk itu ia berharap pemerintah segera memberikan bantuan dan informasi terbaru bagaimana situasi di sana agar ada rasa tenang di keluarga.
“Bapak – bapak dan ibu semua yang dekat dengan pemerintah, mohon disampaikan pesan kami, kami tidak bisa dirumah karena kami takut gempa susulan. Ini kami hanya tidur dibawah tenda seadanya,” terang Mustar.
Mendengar aspirasi dan curhatan warga tersebut, tampak tim Puan Maharani yang di lokasi sangat merasa iba hati termasuk Ketua DPC PDIP Perjuangan Kabupaten Pasaman, Maradongan.
“Bapak dan Ibu semua, yang tabah dan bersabar ya. Semoga bantuan beras ini bisa mengurangi beban bagi bapak dan ibu. Kita janji akan sampaikan semua aspirasi Bapak dan Ibu kepada pemerintah, dan kita juga ada rekan media kesini yang akan mempublikasikan apa kebutuhan Bapak dan Ibu agar sesegera mungkin dipenuhi pemerintah,” ujar Maradongan menjawab aspirasi warga dengan mimik wajah bersedih.
Diketahui DPC PDIP Perjuangan Kabupaten Pasaman menyalurkan bantuan 2,5 ton untuk warga Kabupaten Pasaman yang terdampak gempa. Semua beras akan disebarkan di Kecamatan Tigo Nagari langsung kepada masyarakat.
Dikatakan Mardongan, ini bantuan spontan dari Ibu Puan Maharani, dan merupakan bantuan tahap dua setelah kemarin malam (25/2/22) PDIP Perjuangan Pasaman memberikan makanan 1.000 nasi bungkus.
“Kita sangat prihatin terhadap saudara – saudara di Kecamatan Tigo Nagari yang mendapat musibah. Mari kita bersama membantu dan menyemangati saudara – saudara kita,” kata Maradongan.
Anggota DPRD Pasaman ini menyemangati masyarakat agar tabah dalam menghadapi musibah dan mengimbau tetap waspada sawaktu – waktu nanti ada gempa susulan.
Maradongan berharap kepada pemerintah, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi mapupun kabupaten dengan secepat mungkin berikan bantuan kepada seluruh masyarakat terdampak di Kecamatan Tigo Nagari langsung ke tempat – tempat pengungsian, jangan hanya berpusat di posko – posko tertentu seperti Kantor Camat.
(Darlin)
