Surabaya — Ketegangan geopolitik global yang terus meningkat mendorong berbagai pihak mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas nasional. Anggota DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, mengimbau masyarakat Indonesia tidak mudah terprovokasi oleh dinamika konflik internasional dan tetap menjaga persatuan di dalam negeri.

Pemilik sapaan akrab BHS ini, menilai sikap tenang dan solidaritas masyarakat menjadi faktor penting agar Indonesia tidak ikut terseret dampak negatif dari konflik global yang tengah berkembang.

“Kita jangan terbawa provokasi dari kondisi yang ada saat ini. Kita harus lebih kompak dan lebih bersatu dalam mendukung apa yang dilakukan pemerintah,” kata BHS usai kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan di Surabaya, Kamis (5/3).

Menurut anggota Komisi VII DPR RI tersebut, kepercayaan masyarakat terhadap langkah-langkah pemerintah sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas nasional di tengah situasi global yang tidak menentu.

Ia juga berharap Indonesia dapat terus mempertahankan sikap netral dalam menghadapi konflik internasional sekaligus memastikan perlindungan terhadap kepentingan masyarakat di dalam negeri.

“Yang diharapkan masyarakat tetap tenang dan percaya terhadap apa yang sudah dilakukan pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Darsono, menilai penguatan internal bangsa menjadi langkah penting dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

Menurut Darsono, penguatan sistem berbangsa dan bernegara harus terus dilakukan, salah satunya melalui sosialisasi nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat.

“Di tengah situasi geopolitik global saat ini, penguatan internal bangsa kita menjadi sangat penting,” kata Darsono.

Ia menambahkan, derasnya penetrasi budaya digital di tengah masyarakat juga menuntut adanya upaya berkelanjutan untuk memperkuat pemahaman ideologi, budaya, serta nilai-nilai kebangsaan.

Darsono menilai sosialisasi empat pilar kebangsaan yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi instrumen penting dalam memperkokoh sistem berbangsa dan bernegara. Selain itu, langkah tersebut dinilai mampu menjaga stabilitas nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika global yang terus berubah.

Ia juga menilai pemerintah terus berupaya menjaga kepentingan nasional, mulai dari aspek kedaulatan negara, ekonomi, keamanan, hingga hubungan internasional, agar Indonesia tetap stabil di tengah ketidakpastian dunia.