Kefamenanu, NTT, deliknews – Badai protes melanda Indonesia setelah Majalah Tempo edisi 13 April 2026 memuat berita yang dianggap menyudutkan Partai NasDem. Aksi protes tidak hanya terjadi di Jakarta, tapi juga merambah ke daerah-daerah, termasuk Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu,15/4/2026
Di Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT – puluhan kader NasDem menggelar aksi damai di depan Kantor DPD NasDem, menuntut Tempo meminta maaf atas berita yang dianggap framing negatif tersebut. “Kami tidak akan diam ketika partai kami diserang!” seru Hendricus Meko, Ketua DPD NasDem TTU
Berita yang memicu protes bertajuk “PT NasDem Indonesia Raya TBK” yang dianggap menyiratkan bahwa partai NasDem hanya berorientasi pada kepentingan pragmatis. NasDem menuding Tempo melakukan pembingkaian negatif dan menyerang martabat partai.
Berdasarkan dokumen resmi yang ditandatangani Ketua DPW NTT, Edistasius Endi dan Sekretaris Johanna E. Lisapaly, massa mengajukan dua tuntutan utama yakni meminta Majalah Tempo wajib menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan dan seluruh kader Partai NasDem di edisi berikutnya secara berturut-turut selama satu bulan dan berjanji tidak mengulangi kesalahan serupa.
“Jika tuntutan ini tidak diindahkan, kami siap mengikuti instruksi wilayah untuk mendatangi kantor Majalah Tempo secara langsung. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan pers nasional tetap menjalankan tugasnya dengan etika dan profesionalitas” ungkap Edistasius Endi.
Protes ini bukan hanya soal satu partai, tapi soal integritas media dan kebebasan pers. Mereka menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada itikad baik dari pihak Majalah Tempo, pungkasnya. (Maryo Usboko)
