Senin, 20 Agustus 2018 - 18:24 WIB

Istimewanya Joni Pemanjat Tiang Bendera, Makan Siang Bareng Jokowi

Jakarta – Yohanes Gama Marschal Lau alias Joni, bocah pemanjat tiang bendera dalam upacara HUT ke-73 RI di Desa Silawan, Belu, Nusa Tenggara Timur Senin (20/8) siang berada di Istana Negara.

Joni datang untuk menghadiri undangan santap siang bersama Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dalam rangka HUT ke-73 Kemerdekaan Indonesia.

Kehadiran Joni di Istana menarik perhatian pewarta hingga Wapres JK. Hal itu terlihat ketika JK memasuki Istana bersama Jokowi.

“Wuih,” kata JK ketika melihat Joni di sana.

JK langsung menepuk-nepuk pundak Joni.

Joni yang saat itu duduk pun langsung berdiri mencium tangan JK. Tak hanya itu, ia juga mencium tangan Jokowi.

Siswa kelas 7 SMP ini duduk satu meja bersama Jokowi, JK, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, serta pembawa baki Bendera Pusaka Tharissa di meja paling depan.

Kehadiran Joni di Istana turut dilaporkan Pratikno selaku penanggung jawab acara kemerdekaan dan santap siang ini.

“Kemudian Pak Presiden, ada tamu tambahan seorang anak kelas 7 naik tiang bendera eh tahunya sampai istana,” ucap Pratikno.

Laporan Pratikno mengundang tawa semua yang hadir tak terkecuali Joni, Jokowi, serta JK.

Joni tiba di Jakarta sejak beberapa hari lalu. Banyak pihak mengapresiasi aksinya memanjat tiang bendera.

Ia mendapatkan beasiswa, dan diajak Menpora Imam Nahrawi menghadiri pembukaan Asian Games 2018.

Artikel ini telah dibaca 163 kali

loading...
Baca Lainnya

Lihat, Ketum BPI KPNPA Sebut KPK Lamban

Jakarta – Pernyataan Wakil Ketua DPD RI, Sultan Bahtiar Najamudin, menyebut dan mengapresiasi atas kinerja...

Ketua BPI KPNPA RI TB Rahmad Sukendar, Rabu (4/3)

28 September 2020, 17:52 WIB

Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

Oleh : Ade Istianah Angka penambahan pasien positif Covid-19 masih terus terjadi yang menandakan masih...

28 September 2020, 17:00 WIB

Tak Ada Penambahan Jam Kerja dan Lembur Pada RUU Cipta Kerja

Oleh : Abdul Razak Omnibus Law RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang sapu jagat yang akan...

28 September 2020, 13:43 WIB

Waspada KAMI Goyang Kursi Presiden

Oleh : Haris Muwahid Masyarakat makin antipati terhadap Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), karena mereka...

28 September 2020, 00:16 WIB

Banyak Pihak Dukung Penanganan Covid-19

Oleh : Reza Pahlevi Pandemi belum berakhir dan pemerintah berusaha keras mengatasi efek negatifnya. Caranya...

28 September 2020, 00:07 WIB

RUU Cipta Kerja Mengatur Pengupahan Agar Pekerja Lebih Sejahtera

Oleh : Edi Jatmiko RUU Cipta Kerja merupakan salah satu terobosan untuk meringkas hiper regulasi....

27 September 2020, 09:27 WIB

loading...