Rabu, 30 Januari 2019 - 15:20 WIB

Dana Desa 2019 Prioritaskan Ekonomi dan SDM Pedesaan

SUKABUMI – Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana dana desa memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar, maka tahun 2019 dana desa akan prioritaskan pengembangan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat perdesaan.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengatakan bahwa program pemerintah harus diawasi dan dibantu pelaksanaannya “Tolong sama-sama dibantu untuk diawasi. Terus kerja keras, jangan kendor,” katanya kepada perangkat desa, pendamping desa, kader Posyandu, kader PAUD dan pemangku kepentingan desa se-Kabupaten Sukabumi lainnya saat melakukan sosialisasi realisasi dana desa dan prioritas penggunaan dana desa tahun 2019

Eko juga menambahkan pembangunan infrastruktur dari dana desa telah memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan angka kemiskinan di desa. Tahun 2018, lanjutnya, kemiskinan di desa menurun 1,29 juta jiwa atau dua kali lipat lebih tinggi dari penurunan angka kemiskinan di kota yang berjumlah 500 ribuan jiwa “Untuk pertama kali angka kemiskinan turun menjadi single digit menjadi 9,82 persen. Dan penurunannya di desa dua kali lipat lebih besar dari kota,” ujarnya.

Menteri Eko menyatakan dana desa juga memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan pendapatan per kapita masyarakat desa. Pasalnya, dalam empat tahun terakhir, pendapatan perkapita desa naik hampir 50 persen yakni dari dari Rp 572 ribu menjadi Rp 804 ribu perkapita per bulan “Kita juga berhasil membantu menurunkan angka stunting dari 37,2 persen menjadi 30,8 persen. Kalau kita bisa konsisten mempertahankan ini (penurunan stunting), dalam waktu sepuluh tahun Indonesia akan terbebas dari stunting,” ungkapnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua MPR RI, A Muhaimin Iskandar mengaku bangga dengan capaian-capaian dana desa. Menurutnya, dana desa sebesar Rp 257 Triliun yang disalurkan sejak tahun 2015-2019 telah dirasakan hasilnya oleh masyarakat “Padahal kalau dilihat dari per tahunnya, dana desa yang disalurkan tidak begitu banyak. Terakhir pada 2018 Rp 60 Triliun. Anggaran kita kecil,” ujarnya.

Menurut Muhaimin, pembangunan desa melalui dana desa harus berhasil karena akan menjdi contoh bagi model pembangunan berikutnya. Ia mengatakan, model dana desa tak hanya bisa dilakukan oleh Kementerian Desa saja, namun juga patut ditiru oleh kementerian/lembaga lain, agar pembangunan dapat dilakukan dengan cepat, merata dan sukses.

Artikel ini telah dibaca 640 kali

loading...
Baca Lainnya

Malam Takbiran di Cidaun Diwarnai Rusuh, Satu Warga Dibacok, Ini Kata Sahabat Polisi

Cianjur– Malam takbiran di kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur Jawa Barat, Sabtu (23/5) kemarin tak berlangsung...

Korban dugaan pengeroyokan

24 Mei 2020, 23:33 WIB

Pam Ops Lilin Lodaya, Wakapolda Jabar Cek Pos Pam Pangandaran

CIAMIS – Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Akhmad Wiyagus melakukan pengecekan petugas jaga di Pos...

26 Desember 2019, 13:01 WIB

Jelang Nataru 2020, Polres Ciamis Musnahkan Ribuan Botol Miras Lho

CIAMIS – Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020, Polres Ciamis Polda Jawa Barat...

20 Desember 2019, 19:06 WIB

Kasih Jempol, Polres Ciamis Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lodaya 2019

CIAMIS – Polres Ciamis Polda Jawa Barat melakukan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Lilin...

20 Desember 2019, 18:35 WIB

Polres Ciamis Bekuk Pengepul Judi Togel Sidney

CIAMIS – Polres Ciamis Polda Jawa Barat membekuk pengepul judi togel sidney berinisial UM (66)....

17 Desember 2019, 22:02 WIB

Ciamik, Polres Ciamis Raih Penghargaan Respon Cepat Penanganan Kasus Anak

CIAMIS – Polres Ciamis Polda Jawa Barat meraih penghargaan sebagai Polres dengan Respon Cepat dalam...

10 Desember 2019, 13:15 WIB

loading...