Selasa, 23 April 2019 - 11:56 WIB

Salah satu TPS di Surabaya (foto: deliknews.com)

Salah satu TPS di Surabaya (foto: deliknews.com)

Skandal Kecurangan Pemilu di Surabaya Bikin Politisi Gerindra Bambang Haryo Geram

Surabaya – Politisi Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono mengaku geram, lantaran proses demokrasi di kota Pahlawan, disebut bawaslu telah terjadi penggelembungan suara oleh partai tertentu.

Dugaan kecurangan penggelembungan suara ini menjadi nyata, setelah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merekomendasikan perhitungan suara di 8.146 TPS.

“Itu yang protes ada dua kubu, satunya dari parpol koalisi 01 dan parpol 02. Mereka protes tentang hasil rekapitulasi C1 yang ada di Surabaya. Berarti ini benar, ada suatu kecurangan saat proses rekapitulasi. Protes ini harus cepat ditindaklanjuti oleh Bawaslu dan KPU,” katanya pada LICOM di Surabaya, Selasa (23/04).

Caleg DPR RI dapil Jatim I (Surabaya-Sidoarjo) Partai Gerindra ini juga menyayangkan adanya upaya kecurangan yang dinilai dilakukan sangat Terstruktur, Sistematis dan masif.

“Kalau (kecurangan) tidak masif, tentu kubu 01 atau dalam hal ini parpol koalisinya nggak akan melakukan suatu protes. Pasti ada yang diuntungkan dan merugikan yang lain,” tegasnya.

Karenanya, penyelenggara Pemilu yaitu Bawaslu dan KPU Kota Surabaya harus segera mengambil keputusan agar bisa meredam kegaduhan di masyarakat. “Kalau sudah begini, maka harus cepat ditindaklanjuti agar tidak ada gejolak,” tandasnya.

Sebelumnnya, Bawaslu Surabaya menyatakan rekomendasi perhitungan suara itu muncul murni dari pengawasan pada saat pemungutan dan penghitungan suara di tempat pemungutan suara.

Jadi, tidak benar kalau itu ada kaitannya dengan laporan dari lima partai politik soal penggelembungan suara ke Bawaslu kemarin (20/4).Kata Hadi Margo.

“Ini murni pengawasan kami saat pemungutan, perhitungan suara di TPS serta rekapitulasi hasil penghitungan suara di PPK,” katanya,Senin.

Artikel ini telah dibaca 1302 kali

loading...
Baca Lainnya

Mewaspadai Manuver KAMI Jelang Pilkada 2020

Oleh : Putu Prawira Indonesia akan mengadakan pemilihan kepala daerah serentak, desember 2020. Namun acara...

24 September 2020, 19:30 WIB

Omnibus Law Ciptaker Tidak Menghilangkan Mekanisme Pesangon

Oleh : Raavi Ramadhan Pemerintah telah menginisiasi Omnibus Law Ciptaker sebagai terobosan di bidang regulasi....

24 September 2020, 17:55 WIB

Komunitas GESIT Ajak Warganet Dukung Kebijakan Pemerintah Tangani Covid-19

Akhir-akhir ini penyebaran Covid-19 semakin meluas, termasuk di Indonesia, per-22 September 2020, jumlah kasus positif...

24 September 2020, 15:42 WIB

Wasapda Manuver KKSB Jelang Kelanjutan Otsus Papua Jilid 2

Oleh : Rebecca Marian Jelang otonomi khusus jilid 2, kewaspadaan di Papua makin ditingkatkan untuk...

24 September 2020, 01:26 WIB

Mewaspadai Provokasi KAMI Manfaatkan Situasi Pandemi Covid-19

Oleh : Raavi Ramadhan Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) telah tersebar di berbagai daerah,...

24 September 2020, 00:40 WIB

Komunitas GESIT Akan Gelar Podcast Warganet Ajak Masyarakat Dukung Kebijakan Pemerintah Atasi Pandemi Covid-19

Penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menangani dan...

23 September 2020, 09:12 WIB

loading...