Rabu, 3 Juli 2019 - 16:28 WIB

Bila Hasil Tripartit Tidak Memuaskan, SPKA Bakal Lakukan Aksi Damai

Bandung — Terbitnya peraturan mengenai para pekerja berstatus suami-istri membuat para pekerja yang dinaungi SPKA melakukan tindakan Tripartit dengan Dinas Tenaga kerja Kota Bandung. Namun, mediasi tersebut menemukan jalan buntu. Pihak Disnaker masih belum memutuskan apa yang menjadi tuntutan SPKA.
Tedy yang menjadi tim mediasi dari Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung mengatakan tim yang dibentuk Dinaker kota Bandung masoh belum berani mengeliarkan keputusan mediasi terkait tuntutan dari SPKA ” Kami masih belum busa memberikan jawabanterkait perselisihan antara SPKA dengan Direksi KAI . Tapi kami usahakan secepatnya. Insya Allah Jumat atau Senin depan bisa ada jawaban ” katanya Rabu (3/7)

Sedangjan Sekretaris Jenderal (Sekjen) SPKA, Agus Dwi Budi Santosa, usai bertemu Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung, di Jalan Martanegara Bandung, Rabu (3/7), mengatakan sedikit kecewa dengan jawaban dari Disnaker Kota Bandung. Tapi, pihaknya tetap menuntut manajemen PT KAI (Persero) agar mencabut peraturan baru tersebut.. “Kami menuntut manajemen agar mencabut penambahan kalimat ‘penempatan dalam satu tempat kedudukan’ yang tertuang pada peraturan direksi karena tidak sesuai ketentuan Perjanjian Kerja Bersama (PKB),” tegas Budi

Budi menyatakan, pihaknya berencana untuk melakukan aksi apabila manajemen PT KAI (Persero) tidak menunjukkan respon atas apa yang SPKA tuntut. Rencananya, aksi akan dilakukan di seluruh DPD SPKA yang ada dan kemungkinan pihaknya melakukan aksi mogok sebagai opsi terakhir ” Sudah kami rapatkan dan kemungkinan aksi damai akan kami laksanakan” ucapnya

Di lain pihak jajaran PT KAI (Persero) belum menyatakan tanggapannya berkaitan dengan hal tersebut. Direksi SDM PT KAI (Persero), Ruli Ady sulit dihubungi. Deliknews.com mencoba mendatangi kantornya namun Ruli tidak ada ditempat (zam)

Artikel ini telah dibaca 491 kali

loading...
Baca Lainnya

Pemerintah Akan Bantu Uang Kuliah Mahasiswa Terdampak Covid-19

Oleh : Ilham Kurnia Pandemi covid-19 sangat berdampak pada perekonomian di Indonesia. Kondisi ini membuat...

6 Agustus 2020, 09:35 WIB

Paham Radikal Ancam Kedamaian Masyarakat

Oleh : Rahmat Siregar Radikalisme masih menjadi ancaman bersama. Pasalnya, orang yang terpapar paham radikal...

5 Agustus 2020, 23:15 WIB

Pentingnya Penggunaan Masker Cegah Penularan Corona

Oleh : Edi Jatmiko Penularan corona makin menjadi-jadi dan jumlah pasiennya di Indonesia mencapai 111.000...

5 Agustus 2020, 22:59 WIB

Fopbindo Sumbar Protes Mendagri Soal PAP ULPLTA Koto Panjang

Sumbar, – DPD LSM Forum Peduli Bangsa Indonesia (Fopbindo) Sumatera Barat (Sumbar) memprotes keras atas...

Ketua DPD LSM Fopbindo Sumbar, Ahmad Husein

5 Agustus 2020, 14:55 WIB

Fopbindo Sumbar Ancam Oknum Pembuat Istilah Pitih Sanang

Sumbar, – DPD LSM Forum Peduli Bangsa Indonesia (Fopbindo) Sumatera Barat (Sumbar) tak senang dengan...

Ketua DPD LSM Fopbindo Sumbar, Ahmad Husein bersama rekannya, Rabu (5/8/20).

5 Agustus 2020, 14:17 WIB

Disiplin Protokol Kesehatan Kunci Sukses Penanganan Covid-19

Oleh : Inda Marlina Corona masih merajalela. Pemerintah berusaha keras agar penyakit ini tidak menyebar,...

5 Agustus 2020, 09:54 WIB

loading...