Wali Murid MTsN 5 Pasaman Keluhkan Pembelian Buku LKS

  • Whatsapp
Ilustrasi

Pasaman, – Sejumlah wali murid MTsN 5 Pasaman mengeluhkan banyaknya biaya menyekolahkan anaknya termasuk pembelian buku Lembar Kerja Siswa (LKS).

“Bukannya sekolah itu gratis, tapi kenapa masih ada pembelian buku disekolah. Bukannya biaya pembelian buku untuk sekolah telah ada anggarannya di dana BOS, ya pak,” ungkap orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya.

Ia menyebutkan LKS yang dibeli sampai 3 buah. “Kalau tidak salah ada 3 buah buku (LKS) dengan harga Rp13 ribu satu buah buku,” ujarnya.

Ia katakan, diceritakan anaknya bahwa untuk pembelian buku itu, guru menyebutkan kalau tidak dibeli maka akan sulit membuat tugas, karena semua tugas ada di buku itu.

Sementara itu, kepala MTsN 5 Pasaman Muhammad Yanto ketika dikonfirmasi diruang kerjanya mengakui adanya LKS masuk kesekolah.

BACA JUGA : Siswa Masuk MTsN 5 Pasaman Bayar Rp695 ribu

Siswa MTsN 5 Pasaman Terpaksa Setor Uang Rp500rb

“Namun, sampai saat ini saya belum bisa menjawab. Berarti ada, kalau bagaimana prosedur saya tidak tahu, tapi kalau saya sebagai kepala sekolah mendukung kalau LKS diberikan ke siswa,” kata Muhammad Yanto, Kamis (22/8).

“Dana BOS bisa untuk pembelian buku wajib, namun LKS adalah buku penunjang, namun kadang dipersolakan. Saya tidak akan larang, namun tidak dipaksakan,” ujar Muhammad Yanto.

Kemudian Kepala Kemenag Pasaman Dedi Wandra ketika dimintai tanggapan boleh atau tidaknya pembelian LKS. Ia hanya menjawab, “mungkin penggandaannya, sepanjang itu tidak ada anggarannya disekolah, tapi kepentingan siswa, tentu siswa sendiri yang berusaha,” jelas Dedi.

“Sepanjang itu untuk kepentingan siswa. Intinya, sepanjang itu tidak menyalahi aturan,” tambah Dedi Wandra.

(Darlin)

Pos terkait

loading...