Jumat, 30 Agustus 2019 - 18:11 WIB

Wiranto : Ada Yang Tidak Suka Negara Kita Tenang

Jakarta- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyatakan bahwa Pemerintah saat ini sedang berusaha menyelesaikan masalah yang terjadi di Papua dan Papua Barat. Pemerintah sedang berusaha agar kasus Papua bisa terselesaikan “Pemerintah sekarang ini sedang berusaha sekuat tenaga, tidak membiarkan, tidak mendiamkan. Pemerintah akan hadir dengan cara-cara yang baik, yang benar, yang tepat sehingga menyelesaikan masalah untuk tidak menimbulkan masalah (baru),” katanya Kamis (29/8).

Menurut Wiranto , Presiden telah berkoordinasi dengan dirinya dan beberpa Lembaga seperti TNI, POLRI,BIN dan Menteri Luar Negeri untuk menyelesaikan masalah ini dengan baik. “Kita bisa dialog dengan baik. Saya bisa menjawab masalah-masalah yang disampaikan masyarakat ke kita, asal kita tidak emosi, asal kita jujur, asal kita tetap berorientasi pada persatuan dan kesatuan kita,” lanjutnya.

Karena itu, mantan Panglima TNI ini menyayangkan jatuhnya korban akibat demonstrasi yang terjadi. Menurutnya, hal tersebut seharusnya dapat dihindari sehingga tidak ada korban baik dari masyarakat ataupun aparat keamanan “Korban dari TNI tiga orang, satu meninggal dunia, dua luka dan sekarang masih kritis, yang satu luka parah dari parang dan panah. Dari pihak Kepolisian ada 4 orang yang luka-luka,” ungkap Wiranto.

Saat disinggung permintaan demonstran untuk melakukan referendum, Menko Polhukam Wiranto menilai tuntutan tersebut sudah tidak relevan. Sebab,mengacu pada Perjanjian New York tahun 1962, disebutkan bahwa Papua merupakan bagian dari NKRI.“Jadi saya kira referendum itu sudah tidak perlu didiskusikan lagi,” tegas Wiranto.
Menko Polhukam Wiranto juga mengatakan, bahwa Pemerintah Jokowi – JK sudah sangat bertindak adil. Karena menurutnya, dana pembangunan untuk Papua dan Papua Barat cukup besar, yakni sekitar Rp 92 triliun.“Kemudian masalah tuntutan hukum, kita tahu bahwa musibah di Malang, di Surabaya, katanya ada satu upaya paksa terhadap keamanan, kita sudah menyampaikan akan ditindak secara hukum. Apakah aparat keamanan, polisi, TNI yang nyata-nyata melakukan satu kegiatan di luar batas maka akan diberikan tindakan. Jadi sebenarnya kalo bicara masalah hukum, tidak perlu dipermasalahkan,” kata Wiranto.

Dalam kesempatan itu Menko Polhukam memint masyarakat Papua dan Papua Barat untuk tidak mudah diadu domba atau diprovokasi pihak lain. Dirinya berharap agar masyarakat Indonesia untuk tidak mudah termakan isu-isu yang tidak benar atau hoaks.“Memang banyak yang tidak senang negeri ini aman, tidak senang negeri kita damai, ada yang tidak senang negeri ini dapat membangun, memakmurkan rakyatnya, banyak (yang tidak senang). Dan itu, menggunakan momen ini untuk nimbrung, untuk mengacau dan bikin tidak damai,” ucap Wiranto (kom/red)

Artikel ini telah dibaca 231 kali

loading...
Baca Lainnya

Mempertanyakan Relevansi dan Urgensi PA 212

Oleh : Ismail Persaudaraan Alumni (PA) 212 berencana melakukan reuni pada 2 Desember mendatang. Sejumlah...

12 November 2019, 06:37 WIB

Konsisten Menolak Radikalisme

Oleh : Ahmad Sentiaji Radikalisme masih menjadi momok yang patut diwaspadai. Masyarakat dan Pemerintah juga...

12 November 2019, 00:08 WIB

Optimisme Pemerintah Mewujudkan Indonesia Maju

Oleh : Adyarso Winardi  Cita-cita menjadi Indonesia maju adalah mimpi yang tidak pernah padam. Pemerintah...

11 November 2019, 23:59 WIB

Ini Profile Motivator Terbaik Dari Surabaya

Nama Lengkap Hayomi Gunawan | Bram Agama Islam Tempat Lahir Bojonegoro Tanggal Lahir 7 Agustus...

11 November 2019, 07:42 WIB

Peran Pers dan Generasi Muda Dalam Mengawal 5 Program Prioritas Pemerintah

Oleh : Rahmat Subhan (Kontributor di Lembaga Ikatan Pers dan Mahasiswa Jakarta (IPMJ) Pers memiliki...

10 November 2019, 19:37 WIB

TNI-Polri Agar Antisipasi Kerusuhan Jelang HUT OPM

Oleh : Rebecca Marian (Mahasiswa Papua tinggal di Jakarta) 1 Desember sering diperingati sebagai perayaan...

10 November 2019, 10:18 WIB

loading...