Kata Hendropriyono, Jokowi Salah Tempatkan Menteri

  • Whatsapp

Jakarta – Mantan Kepala Badan Intelijen Negara A.M. Hendropriyono menilai ada kesalahan penempatan kursi menteri di Kabinet Indonesia Maju. Dia pun mengusulkan harus ada tata kerja yang baku di dalam kabinet Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

Hendropriyono mengatakan secara individu, orang-orang yang dipilih Jokowi untuk menduduki jabatan menteri memiliki kelebihan masing-masing. Namun menurutnya, beberapa orang menempati posisi yang tidak tepat.

Muat Lebih

“Ada yang baik sekali, ada yang lemah tapi bukan dalam arti kata individu, [tapi] dalam penempatan. Ada yang tempatnya enggak cocok dengan kepakarannya,” kata Hendropriyono

Dia menduga alasan Jokowi memilih menterinya karena didasari pemikiran bahwa segala sesuatu berdasarkan hasil kerja tim, bukan perorangan.

Dia pun mengusulkan perlu ada satu mekanisme tata kerja antarsektor, bahkan subsektor. Tak cukup hanya berdasarkan garis-garis kebijakan visi-misi presiden dan wakil presiden karena menurutnya penjabarannya tidak mudah.

“Sehingga kerjaan saling bantu, saling mengisi itu betul-betul terealisasi di tataran operasional,” ujar sesepuh Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) itu.

Dia menilai kesalahan penempatan adalah hal yang biasa dalam suatu organisasi. Karena itu menurutnya perlu ada satu metode yang baku tentang tata kerja di dalam kabinet.

“Mudah-mudahan kabinet ini bisa berjalan sempurna dengan kelebihan yang ada pada perorangan, saya lihat bisa menutup kekurangan yang ada dari kesalahan penempatan,” ujarnya.

Pos terkait