Jumat, 24 Januari 2020 - 16:03 WIB

Saldo Nasabah BNI Dipotong, OJK: Lakukan Pengaduan

Padang, – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bertugas mengatur dan mengawasi terhadap kegiatan keuangan di sektor Perbankan, sektor Pasar Modal, dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB), menanggapi persoalan kekecewaan salah satu nasabah BNI Cabang Padang.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, nasabah BNI itu kecewa akibat saldonya dipotong diduga dilakukan BNI Life tanpa seizinnya. Padahal katanya, ia tidak pernah menyetujui untuk bergabung dengan asuransi BNI Life, yang ada hanya pihak BNI Life pusat menelpon dan menanyakan kebenaran datanya (nama, nomor telepon dan tanggal lahir).

Nasabah bersangkutan telah komplain terhadap asuransi BNI Life di Padang (21//1/20), namun disampaikan nasabah itu, BNI tidak bisa memastikan bisa atau tidak saldo yang dipotong itu dikembalikan.

Baca berita terkait : Kekecewaan Nasabah BNI di Kota Padang

Menurut petugas layanan konsumen OJK Pusat Niken, dikonfirmasi via seluler menyampaikan, apabila pengaduan tidak ditanggapi oleh BNI Life selama 20 hari kerja atau kurang puas dengan tanggapannya, maka nasabah dapat melakukan pengaduan kepada OJK.

“Jika ingin mengajukan pengaduan di OJK, ajukan dulu pengaduan di BNI Life, jika tidak ada tanggapan dalam 20 hari kerja atau kurang puas dengan tanggapannya, silahkan melakukan pengaduan ke OJK,” kata petugas layanan konsumen itu.

Kemudian terkait asuransi BNI Life telah terdaftar dan diawasi oleh OJK.

“Terkait asuransi BNI Life, salah satu asuransi yang telah terdaftar dan diawasi oleh OJK, jika keberatan atas pemberian fasilitas oleh pihak bersangkutan, jika ingin mengajukan, tentunya pada saat penawaran adanya perjanjian,” ungkap Niken.

Baca juga : Bank Nagari Bikin Masalah, Lihat Ini Reaksi DPRD Sumbar

Dijelaskan Niken, untuk melakukan pengaduan disesuaikan dengan syarat yang tertera di website konsumen.ojk.go.id, yaitu dengan menyampaikan surat resmi ke OJK disertai;

1. Bukti telah menyampaikan pengaduan kepada lembaga jasa keuangan terkait dan/atau jawabannya

2. Identitas diri atau surat kuasa (bagi yang diwakili)

3. Deskripsi/kronologis pengaduan

4. Dokumen pendukung

Ditegaskan petugas OJK itu, untuk terdaftar diasuransi perlu ada perjanjian dan hal itu bersifat wajib.

“Tentunya, kalau tidak ada persetujuan tidak akan ada pendebetan,” ujar Niken.

Untuk diketahui, pihak BNI Life Pusat telah dicoba konfirmasi via layanan telepon terkait persoalan itu, telepon tersambung, dan kemudian terputus dengan sendirinya, hingga saat ini belum ada tanggapan.

“Baik kami coba koordinasi terlebih dahulu,” kata layanan asuransi BNI Life itu.

Hingga berita ini tayang, pihak asuransi BNI Life belum ada memberikan keterangan resmi terkait persoalan tersebut.

(Darlin)

Artikel ini telah dibaca 100 kali

loading...
Baca Lainnya

Sinyal Hilang Timbul, Penerimaan Peserta Didik Baru SMKN Kobalima Malaka Secara Offline

Malaka – Keterbatasan bagi warga masyarakat di daerah perbatasan untuk memiliki gadget (HP Android) dan...

16 Juli 2020, 18:29 WIB

Kapolres Gayo Lues Berikan Bantuan Sembako dan Semen ke Pedalaman Lesten

Gayo Lues- Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie Syahputra Bustaman, S.I.K., M.H., memberikan bantuan Sembako berupa...

16 Juli 2020, 13:54 WIB

Kapolres Berharap Jembatan Pedalaman Lesten Segera Diperbaiki

Gayo Lues-Kapolres Kabupaten Gayo Lues, AKBP Carlie Syahputra Bustamam, S.I.K., M.H., berharap Pemda Gayo Lues...

16 Juli 2020, 13:46 WIB

Kapolres Galus Gelar Temu Ramah Dengan Insan Pers

Gayo Lues-Kapolres Kabupaten Gayo Lues (Galus), AKBP Carlie Syahputra  Bustamam, S.I.K., M.H., menggelar temu ramah...

16 Juli 2020, 13:43 WIB

Kejari Pasaman Beri Bantuan Kepada Anak Panti Asuhan

Pasaman, – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-60 dan Hari Ulang Tahun Ikatan...

16 Juli 2020, 02:09 WIB

Perangi Narkoba, Kalapas Kelas IIA Sumbawa Pastikan Warga Binaan Steril Dari Hp

Sumbawa – M.Fadli, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kabupaten Sumbawa menegaskan, akan melakukan tindakan...

15 Juli 2020, 21:18 WIB

loading...