Dr. Simon Nahak. SH. MH, louise Lucky Toulin. S. Sos, Proficiat Pada Rakyat Malaka

  • Whatsapp

Malaka- pasangan Bupati dan Wakil Bupati Malaka, periode 2021-2026, Simon Nahak- Kim Tauolin Proficiat pada Rakyat Malaka, telah percaya melalui dukungan suara dan doa demi memimpin 5 tahun kedepan.

“Kemenangan Pilkada bukan paket SN-KT, tapi merupakan kemenangan Rakyat kabupaten Malaka NTT, dituangkan lewat surat suara pada Rabu 9/12/2020 lalu. Dr. Simon Nahak. SH. MH melalui Konfrensi pers pada Senin 14/12/2020 di sekretariat Weleun, dalam kemenangan Pilkada bukan paket SN-KT, tapi kemenangan rakyat yang dimana telah menuangkan kepercayaan pada kami melalui suaranya dalam pencoblosan surat suara pada TPS, yang dilaksanakan 9/12/2020 itu.

“Kemenangan ini kenapa saya katakan bukan paket SN-KT ? Karena suara Rakyat adalah suara tuhan. Hal tersebut patut diketahui bersama bahwa bukan rakyat kita semua tidak berbuat apa-apa. Lanjut Simon Nahak, saya juga Rakyat hanya dipercaya kerabat, keluarga dan semua warga untuk saya memimpin wilayah Malaka selama 5 tahun kedepan” ujar Dr. Simon Nahak. SH. MH.

Lanjutnya, untuk hasil kemenangan paket SN-KT telah terbaca pada pleno C1 hasil PPK tingkat 12 kecamatan menunjukan paket kita meraih 50.890 suara dan paket sebelah meraih 49. 906 suara. Penghitungan suara dari posko kemenangan tidak meleset dari real count KPU.

Lebih lanjutnya, saya menghimbau pada seluruh pendukung Paket SN-KT, untuk berhidup secara damai. Dengan demikian tidak boleh melakukan overia dengan pawai, tidak memicu persoalan atau puas dan tidak puas dari gesekan sebelum pencoblosan sampai pencoblosan hingga usai pencoblosan. Pada kesempatan yang sama Kim Tauolin mengapresiasi pada rakyat Malaka yang telah berhasil mengunggulkan suara paket SN-KT di 8 kecamatan dari 12 kecamatan dengan 50.890 suara pada pilkada Malaka.

Berdasarkan pleno C1 hasil pada tingkat PPK kecamatan mutlak bukti riil hasil plano yang ditulis oleh tim penyelenggara Pilkada tidak meleset dari hasil real count posko pemenang paket SN-KT. Oleh sebab itu, saya percaya pada saat penetapan hasil plano tidak ada perubahan.

Saya katakan tidak ada perubahan karena penyelenggara Pilkada benar-benar kerja secara profesional. Buktinya mulai dari tahapan- tahapan Pilkada sampai dengan selesai berjalan dengan aman sesuai dengan tata aturan yang berlaku, pungkasnya. (Dami Atok)

Pos terkait

loading...